Roby : Anak-Anak Kaltim Harus Lebih Siap

 BKD Gelar Simulasi Tes CPNS Menggunakan CAT

SAMARINDA-Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim menggelar simulasi atau try out sebagai ajang ujicoba dan bimbingan teknis penggunaan sistem computer assisted test (CAT) untuk penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2014. Sistem ini harus segera dikenalkan agar para calon pendaftar terbiasa menggunakan sistem baru tersebut.

Kepala BKD Kaltim HM Yadi Robyan Noor mengatakan simulasi ini diikuti pendaftar dari kelompok umum dan para tenaga honorer di lingkungan Pemprov Kaltim. Simulasi menggunakan alat bantu komputer ini dilakukan untuk mendapatkan standar minimal kompetensi dasar para pelamar guna menghasilkan pegawai negeri sipil (PNS) yang profesional di masa depan.

"Simulasi ini kami lakukan sesuai arahan Gubernur Awang Faroek Ishak agar anak-anak Kaltim bisa lebih familiar dengan sistem baru ini. Sehingga pada saat tes CPNS nanti, mereka sudah benar-benar siap," kata Roby usai membuka simulasi perdana di Gedung Assesment Centre, Jumat (18/7).

Simulasi yang digelar selama dua hari tersebut (Jumat dan Sabtu, 18-19/7) diikuti 240 peserta yang dibagi dalam 8 sesi simulasi. Masing-masing peserta dalam setiap sesi diberikan waktu menjawab soal selama 90 menit. Setiap sesi diikuti 30 peserta. 

Seperti tes CPNS pada umumnya, tes menggunakan format sofrware komputer tersebut merupakan tes kompetensi dasar (TKD) meliputi tes karakteristik kepribadian, tes intelejensia umum dan tes wawasan kebangsaan.

Roby menjelaskan, peminat simulasi ini cukup besar mencapai 400 orang. Namun dari jumlah tersebut peserta yang dinilai memenuhi syarat berjumlah 240 orang. Oleh karena itu, BKD pun merencanakan untuk melakukan simulasi tahap kedua, meski waktu pelaksanaannya belum ditentukan.

"Melihat minat yang besar dari masyarakat, kami berencana menggelar simulasi kedua.  Sistem CAT ini memang harus lebih luas kita kenalkan ke masyarakat," imbuh Roby.          

Selain mengenalkan sistem CAT yang akan digunakan pada saat pelaksanaan tes CPNS 2014 mendatang, simulasi ini juga dimaksukdkan untuk menambah dan memperkuat kapasitas calon pendaftar yang merupakan anak-anak muda Kaltim sekaligus memetakan kemampuan para pendaftar terkait tes kemampuan dasar.

"Yang jelas, ini adalah bentuk perhatian Pemprov Kaltim terhadap anak-anak muda Kaltim yang berminat untuk menjadi PNS yang profesional," kata Roby.

Sistem CAT ini lanjut Roby, lebih transparan dan lebih dijamin kemandirian setiap peserta dalam menjawab soal, sebab soal setiap peserta masing-masing berbeda. Mereka pun bisa secara langsung melihat perolehan nilai dari setiap jawaban.  Pergerakan nilai peserta selama tes secara keseluruhan juga bisa langsung disaksikan oleh petugas dan bisa dilihat secara transparan di layar terbuka yang telah disiapkan panitia tes di luar ruang tes. Sehingga dengan pola transparan tersebut, dugaan-dugaan kecurangan bisa diminimalisir.

"Sistem ini jauh lebih transparan dan sudah diberlakukan secara nasional. Untuk Kaltim, semua kabupaten dan kota sudah siap, kecuali Kabupaten Mahakam Ulu yang baru saja dimekarkan," ungkapnya.

Sebagai informasi, tahun ini formasi tersedia untuk CPNS di Kaltim adalah sebanyak 1602 orang. Dari jumlah tersebut formasi khusus di lingkungan Pemprov Kaltim  tersedia sebanyak 179 orang. Untuk dapat mengikuti tes CPNS tersebut peserta dapat mendaftarkan diri ke sistem seleksi CPNS nasional melalui bkn.go.id.

"Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengakses bkn.go.id, menpan.go.id atau membuka kaltimbkd.info. Yang pasti setiap calon pendaftar harus menyiapkan nama sesuai kartu tanda penduduk, nomor induk kependudukan (NIK) dan harus memiliki email. Karena proses administrasi pendaftaran melalui sistem seleksi CPNS nasional itu dilakukan melalui jalur surat elektronik atau email," pungkas Roby. (sul/hmsprov)  

//Foto: SISTEM BARU. Peserta mengikuti kegiatan simulasi perdana di Gedung Assesment Centre. (samsul/humasprov kaltim).

 

Berita Terkait
Government Public Relation