RS Pratama Dekatkan Pelayanan Kesehatan Kepada Masyarakat

SAMARINDA - Mendekatkan pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat pedalaman dan daerah terpencil, Pemprov  Kaltim sudah membangun sejumlah Rumah Sakit Pratama sejak 2014.

Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan, Rumah Sakit Pratama yang dibangun yaitu Rumah Sakit Pratama di Long Ampung, Kabupaten Malinau, Rumah Sakit Pratama Krayan di Kabupaten Nunukan, Rumah Sakit Pratama Batu Engau di Kabupaten Paser, Rumah Sakit Pratama Linggang Bigung di Kabupaten Kutai Barat dan Rumah Sakit Pratama Long Bagun  di Kabupaten Mahakam Ulu dan Rumah Sakit Pratama Talisayan di Kabupaten Berau. 

Kemudian, Rumah Sakit Pratama Sangkulirang di Kabupaten Kutai Timur, Rumah Sakit Pratama Resak di Kabupaten Kutai Barat dan akan menyusul Rumah Sakit Pratama Kembang Janggut di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Rumah Sakit Pratama Sepaku di Kabupaten Penajam Paser Utara. 

Rumah Sakit Pratama  yang telah dibangun itu tentu tidak dapat berfungsi dengan baik  bila tidak  dilengkapi dengan tenaga kesehatan terutama dokter.

"Kami mengharapkan dukungan dari IDI Kaltim agar dapat mendorong dan memotivasi anggotanya agar dapat memenuhi dan menempati sarana kesehatan  dimaksud," kata Awang Faroek Ishak pada Pembukaan Simposium dan  Rapat Kerja  Ikatan Dokter Indonesia  (Raker IDI) Wilayah Kaltim di Ballroom Rembulan RSUD AWS Samarinda, akhir pekan lalu.

Ditambahkan, berbagai upaya telah dilakukan agar semua rumah sakit dapat terpenuhi dokter dan dokter spesialis sesuai standar. Namun masih banyak permasalahan yang dihadapi terutama terkait dengan pendistribusian dokter dan terutama dokter spesialis masih banyak menumpuk di perkotaan terutama  untuk 2 kota yaitu Samarinda dan Balikpapan.

"Dari data yang ada kita dapat digambarkan bahwa distribusi dokter di setiap kabupaten/kota belum sesuai dengan standar dari 180 Puskesmas di Kaltim terdapat 530 dokter, namun masih ada 3 Puskesmas yang belum memiliki dokter dan ada 39 Puskesmas masih kurang dari 2 dokter dan selebihnya ada 95 Puskesmas yang memiliki 3 sampai 8 dokter  yang umumnya terdapat di daerah perkotaan," ujarnya. (mar/sul/es/humasprov).

Berita Terkait
Government Public Relation