RSJD AHM Siap Terima Pasien Rujukan Bencana Sulteng

SAMARINDA - Untuk membantu korban gempa bumi dan tsunami Sulawesi Tengah, Pemprov Kaltim telah menyiapkan tiga rumah sakit daerah yaitu RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, RSUD AWS Samarinda dan Rumah Sakit Jiwa Daerah Atma Husada Mahakam (RSJD AHM) Samarinda  untuk menerima pasien rujukan dari  Palu, Sigi maupun dari Donggala. 

Direktur RSJD AHM Samarinda dr Hj  Fadilla Mante Runa didampingi Wakil Direktur Pelayanan dr Jaya menjelaskan pihaknya siap menerima pasien rujukan pasca  musibah gempa bumi dan tsunami Sulteng hingga 60 kamar, plus tenaga medis yang akan menangani pasien trauma. "Kita siap menerima pasien korban bencana gempa bumi dan tsunami  Sulteng baik untuk rawat inap maupun rawat jalan. Sudah kita siapkan 60 kamar," kata Fadillah, Selasa (2/10).

Dijelaskannya penanganan yang dilakukan RSJD AHM tentu berbeda dengan RSUD Kanujoso Djatiwibowo maupun RSUD AWS. Rumah sakit yang dipimpinnya hanya melayani pasien rujukan yang mengalami trauma. Pelayanan dimaksudkan untuk menghilangkan  trauma  berkepanjangan pasca musibah bencana alam tersebut.

Sedangkan RSUD Kanujoso dan RSUD AWS memberikan pertolongan dan penanganan pasien yang mengalami luka-luka, patah tulang dengan pelaksanaan operasi dan perawatan yang intensif. "Pada dasarnya kita siap menerima rujukan pasien musibah bencana alam Sulteng dan akan memberikan penanganan konseling sehingga trauma yang dialami bisa hilang. Untuk penanganan ini tidak memungut biaya," ujarnya. 

Selain siap menerima rujukan pasien musibah bencana alam Sulteng RSJD AHM Samarinda, juga berencana akan mengirimkan tim medis ke Sulteng untuk bergabung bersama  tim medis dari beberapa daerah untuk mendukung penanganan trauma khususnya kepada anak-anak. "Rencananya dua pekan ke depan, kita akan mengirimkan tim medis ke Sulteng untuk membantu saudara-saudara kita yang mengalami trauma," ujarnya. (mar/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait