RTH Bisa 80 Persen, Spekulan Mati Kutu

Gubernur Kaltim Isran Noor Tampil di program Opsi Metro TV dengan host cantik (samsul/humasprovkaltim)

JAKARTA - Tampil di program Opsi Metro TV dengan host cantik, Aviliani Malik, Gubernur Kaltim Isran Noor kembali mengingatkan para spekulan tidak akan mendapat keuntungan dari lokasi rencana pindah ibu kota negara, baik di sisi Penajam Paser Utara maupun Kutai Kartanegara.

"Spekulan pasti akan mati kutu. Ngabisi batere saja mereka kalau mau main-main di Kaltim. Kenapa, karena rencana lokasi yang kami usulkan, semuanya lahan milik negara," kata Isran menjawab Aviliani Malik yang menyodorkan pertanyaan harga tanah di sekitar area rencana ibu kota negara sudah meroket lima kali lipat, Senin malam  (26/8/2019).

Gubernur Isran Noor juga menjawab pertanyaan soal isu-isu lingkungan. "Saya sangat setuju kaidah lingkungan untuk ibu kota negara yang baru 50 persen untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH). Iitu minimum. Untuk kawasan yang berbukit-bukit malah bisa 70-80 persen RTHnya," sebut Isran.

Program Opsi Metro TV menghadirkan Menteri PPN Bambang Brodjonegoro, Anggota DPR RI Mardani Ali Sera, pengamat tata kota Nirwana Yoga dan Direktur Indikator Komunikasi Rustika Herlambang. (sul/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait