Kalimantan Timur
Sa'bani : BPNT Ringankan Beban KPM

Sa'bani

SAMARINDA - Plh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra)  Setdaprov Kaltim M Sa'bani mengatakan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari pemerintah akan mengurangi beban pengeluaran  para keluarga penerima manfaat (KPM) secara tepat sasaran, tepat waktu dan tepat manfaat. "Direncanakan semua kabupaten/kota akan melaunching BPNT, namun saat ini sudah dimulai di tiga kota yaitu  Balikpapan, Samarinda dan Bontang. Nanti akan menyusul Kabupaten Kutai Kartanegara," kata Sa'bani di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (21/8).

Secara rinci Balikpapan dengan 9.563 KPM, Samarinda 17.574 KPM dan Bontang 5.725 KPM dan menyusul Kutai Kartanegara  untuk 31.570 KPM. Untuk Kota Balikpapan, Samarinda dan Bontang akan direalisasikan pada tahap III atau triwulan III pada Agustus 2018. Sedangkan untuk Kutai Kartanegara akan direalisasikan pada tahap IV atau triwulan IV di bulan Oktober 2018. Sementera kabupaten lainnya di wilayah Kaltim akan dilaksanakan secara serentak pada tahun 2019 mendatang. "Yaitu Berau sebanyak 6.020 KPM, Kutai Barat 8.878 KPM, Kutai Timur 15.231 KPM, Mahakam Ulu 1.798 KMP,  Paser 14.608 KPM dan Kabupaten Panajam Paser Utara (PPU) sebanyak 9.565 KPM," ujarnya.

Sa'bani  menambahkan selaku penyelenggara pemerintahan,  Pemprov Kaltim menjadi bagian penting transformasi ini. Berbagai perbaikan dan peningkatan kemudahan bagi masyarakat telah diupayakan bersama. Dengan telah diwujudkannya program keluarga harapan dan bantuan pangan ke dalam kartu keluarga sejahtera. "Kita optimis ke depannya program bantuan sosial dan subsidi lain yang bersentuhan dengan masyarakat langsung dapat terintegrasi dengan baik dan semakin efisien," kata Sa'bani.    

Lanjut Sa'bani, masyarakat akan mendapatkan bahan pangan yang semakin berkualitas dalam jumlah yang sesuai dengan harga  yang terjangkau, sehingga pada tahun 2019 akan tercapai penduduk Indonesia yang sejahtera dan terlepas dari kemiskinan. (mar/sul/humasprovkaltim)

Berita Terkait