Sabun dan Masker

Ist

Terjadi penambahan jumlah pasien positif Covid-19 cukup signifikan pada Selasa 

(9/6/2020). Fakta ini  semestinya memberi efek kejut, sekaligus pengingat bagi warga Kaltim. Bahwa virus corona masih mengancam penduduk  Benua Etam. Entah dari mana pun virus-virus itu berkeliaran.

Terdapat selisih penambahan 10 pasien. Karena pasien positif Selasa kemarin bertambah 13 orang, sementara yang sembuh 3 orang. Dan hampir semua kasus penambahan  terjadi karena kontak erat dengan pasien positif sebelumnya.

"Kasus-kasus positif umumnya terjadi karena kontak erat," kata Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim H Nazrin, Rabu (10/6/2020).

Karena itu, imbauan pemerintah agar masyarakat menggunakan masker dan rajin mencuci tangan dengan sabun sangat tepat untuk mencegah penularan Covid-19.

Selain itu, imbauan pemerintah terkait social distancing (menghindari kerumunan) dan physical distancing (menjaga jarak) seharusnya konsisten diterapkan. Jika ini tertib dan disiplin dilakukan, maka droplet dan penularan karena kontak erat akan sulit terjadi.

"Kalau kita rajin cuci tangan pakai sabun, rajin pakai masker, tidak berkerumun dan selalu jaga jarak, maka virus corona tidak akan sampai," tandasnya.

Dengan tambahan 13 pasien, jumlah pasien positif kini menjadi 351 orang. Rinciannya, sebanyak 216 orang sudah sembuh dan kembali ke rumah, 132 masih dirawat dan 3 orang meninggal dunia.

Terjadi penurunan persentasi kesembuhan dalam dua hari belakangan ini.  Jika pada hari Minggu persentase kesembuhan mencapai 63,8 persen, maka pada Senin turun menjadi 63 persen dan kembali melorot pada Selasa kemarin menjadi 61,5 persen.

"Saya kira ini cukup menjadi tanda bagi kita, bahwa virus corona masih mengancam. Kita harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan," tutup Nazrin. (sul)

Berita Terkait