Safari Gemarikan di Calon Ibu Kota Negara Baru

Safari Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) ke Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) (samsul/humasprovkaltim)

PENAJAM - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga ( TP PKK) Kaltim melakukan Safari Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) ke Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Kabupaten yang disebut Presiden Joko Widodo menjadi salah satu calon lokasi ibu kota negara (IKN) baru pengganti Jakarta.

Ketua TP PKK Kaltim Hj Norbaiti Isran Noor mengungkapkan Safari Gemarikan ini dilakukan dalam upaya pencegahan stunting (permasalahan gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi) di Kaltim. Sebagai informasi, kasus stunting tertinggi berdasarkan penelitian prevalensi gizi Kementerian Kesehatan pada 2017 yang lalu masih berada di Kabupaten PPU.

“Ada atau tidak ada IKN, kita akan tetap bersama-sama berjuang untuk mengatasi permasalahan stunting. Apalagi kalau PPU sudah jadi ibu kota negara, harus bersih dari stunting. Generasi ibu kota negara baru harus sehat, kuat dan cerdas. Saya sangat yakin, dengan bersama kita pasti bisa,” yakin Hj Norbaiti, istri Gubernur Kaltim H Isran Noor saat memberi arahan di Desa Gunung Makmur Kecamatan Babulu, PPU, Kamis (10/10/2019).

Dengan membudayakan konsumsi ikan sejak dini, Norbaiti percaya, masalah kekurangan gizi pada balita dan anak-anak di Kaltim tidak akan terjadi lagi. Akan lebih baik lagi jika rutin menambahnya dengan asupan gizi yang lain.   

Safari Gemarikan ini merupakan kerja sama TP PKK Kaltim dengan Dinas Kelautan dan Perikanan serta Kementerian Kesehatan RI. Acara dilanjutkan dengan TNI Manunggal KB Kesehatan dan penyuluhan terkait stunting. (sul/her/yans/humasprovkaltim).

Berita Terkait
PKK Gebrak Masker
PKK Gebrak Masker

15 Agustus 2020 Jam 20:42:03
PKK

Jalan Sehat Bersama Warga Kubar
Jalan Sehat Bersama Warga Kubar

16 Juli 2019 Jam 22:41:30
PKK

Gubernur Serahkan Masker
Gubernur Serahkan Masker

17 Agustus 2020 Jam 23:22:01
PKK

Panitia HKG PKK dan BBGRM Kunjungi
Panitia HKG PKK dan BBGRM Kunjungi

20 Februari 2020 Jam 11:44:10
PKK

Tas Anyaman Kaltim Paling Diminati
Tas Anyaman Kaltim Paling Diminati

25 Juli 2019 Jam 08:15:37
PKK