Sah, APBD Rp11,61 Triliun

Foto: riyandi/humaskaltim

SAMARINDA - Wakil Gubernur Kaltim mengatakan Pemprov Kaltim bersyukur, DPRD Provinsi Kaltim melalui Badan Anggaran  telah menyampaikan  hasil kerjanya, dalam rangka memberikan  persetujuan terhadap Rancangan APBD Provinsi Kaltim tahun 2021 sebesar Rp11,61 triliun. 

"Kami memberikan apresiasi kepada seluruh anggota DPRD Kaltim yang telah menyukseskan pengesahan dan penandatanganan APBD Kaltim tahun 2021, semoga anggaran yang disahkan ini bisa memberikan manfaat untuk membangun Kaltim dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kaltim," kata Hadi Mulyadi usai menghadari rapat Paripurna ke-39 DPRD Kaltim, dari enam agenda. Salah satunya adalah Persetujuan   DPRD Kaltim  terhadap Raperda  menjadi Perda  APBD tahun anggaran 2021 dan 

Penandatanganan persetujuan ABPD Tahun Anggaran 2021, Antara DPRD Kaltim dengan  Gubernur Kaltim, yang digelar di Gedung D lantai 6 DPRD Kaltim, Senin (14/12/2020).

Hadi Mulyadi menambahkan rangkaian penyusunan pembahasan hingga persetujuan rancangan APBD Tahun Anggaran 2001 telah di lalui

" Saya percaya bahwa kerjasama pemerintah Pemprov Kaltim dan DPRD Provinsi Kaltim yang telah terjalin baik selama ini dapat memberikan momentum yang kuat, dan merupakan modal dasar kita bersama untuk mengatasi tantangan dan hambatan dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan.

"Untuk itu, saya memberikan apresiasi kepada pimpinan dewan dan segenap anggota dewan Provinsi Kaltim yang bersama dengan tim anggaran pemerintah daerah dapat menyetujui bersama rancangan APBD Tahun Anggaran 2021," tandasnya.

Hadi Mulyadi  menambahkan, APBD tahun 2021 tersebut nantinya akan dikhususkan untuk dunia kesehatan dan pendidikan, dimana kedua hal tersebut menjadi faktor serius yang harus ditangani.

" Termasuk pembangunan infrastruktur maupun sektor lainnya," ujarnya.

APBD Kaltim tahun 2021 sebesar  Rp11,61 triliun, dengan rincian pendapatan direncanakan sebesar Rp9,58 triliun yang terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp5,39 triliun, pendapatan transfer sebesar Rp4,18 triliun dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp12,27 miliar,

Kemudian belanja daerah sebesar Rp11,61 triliun yang direncanakan untuk belanja yang terdiri dari belanja operasional, belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer. 

Serta pembiayaan daerah Provinsi Kaltim mengalokasikan penerimaan pembiayaan (Silva) sebesar Rp2.02 triliun dan pengeluaran penbiayaan  untuk penyertaan modal  sebesar Rp3,65 miliar.

Tampak hadir dalam rapat paripurna ke-39 DPRD Kaltim secara daring dan luring Ketua dan Anggota DPRD Kaltim, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten administrasi umum, kepala BPKAD serta kepala OPD terkait serta undangan lainnya.(ri/yans/humasprov Kaltim)

Berita Terkait