Samarinda Siap Gelar MTQ Pelajar X

Tuntunan yang baik bagi pelajar

SAMARINDA - Kota Samarinda akan menggelar Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) Pelajar X pada Minggu (23/3). Panitia MTQ Pelajar X Tingkat Kota Samarinda pun telah melaporkan kesiapan pelaksanaan acara ini kepada Gubernur Awang Faroek Ishak, Senin lalu. Melalui kegiatan semacam ini diharapkan, para pelajar tidak mudah terpengaruh dengan gaya hidup pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba.

Ketua Panitia MTQ Pelajar X Kota Samarinda, Said Abdul Kadir menjelaskan, MTQ pelajar ini akan diikuti para pelajar dari sekolah-sekolah umum. MTQ akan dibagi dalam tiga kelompok yakni tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas/sekolah menengah kejuruan (SMA/SMK).

"Menyembuhkan itu akan lebih sulit. Sebab itu, marilah kita jaga anak-anak kita, pelajar-pelajar kita dengan contoh yang baik. Salah satunya dengan kegiatan MTQ ini. Rencana MTQ inipun sudah kami laporkan kepada gubernur dan walikota," kata Said Abdul Kadir, Kamis (20/3).

MTQ ini akan diisi dengan sejumlah lomba diantaranya pemilihan dai cilik (pildacil), tilawah dan terjemahan, kaligrafi dan maulid habsy untuk tingkat SD. Untuk tingkat SMP ditambah cerdas cermat, sedangkan untuk tingkat SMA/SMK ditambah khutbah dan nasyid.

Melalui pembudayaan kegiatan-kegiatan Islami tersebut, diharapkan para pelajar akan semakin terbiasa dengan tuntunan yang baik sehingga mereka pun tidak akan mudah terganggu dengan gaya hidup modern yang cenderung merusak moral.

Said Abdul Kadir menyebutkan, antusias peserta untuk mengikuti ajang ini sangat besar hingga panitia pun cukup kewalahan menerima pendaftaran peserta. Lomba akan dipusatkan di Yayasab Fastabiqul Khairot di Jalan Abdul Wahab Syahrani Air Hitam Samarinda.

"Kami juga mengundang masyarakat untuk menyaksikan kegiatan yang pasti akan sangat menarik ini. Wakil Menteri Agama Nasarudin Umar dan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek rencananya juga akan hadir," ungkap Said Abdul Kadir.

Dia juga mengungkapkan, pembiayaan kegiatan ini berasal dari sumbangan para dermawan muslim yang peduli dengan kegiatan-kegiatan Islami.

"Ini yang kita bangun. Jangan sedikit-sedikit berharap pemerintah, sebab masih terlalu banyak masalah yang harus ditangani pemerintah. Karena itu, sangat diperlukan kesadaran para dermawan muslim untuk membantu kegiatan-kegiatan positif semacam ini," sambung Said Abdul Kadir, seraya berharap kegiatan serupa bisa diikuti kabupaten dan kota lainnya di Kaltim.

Said Abdul Kadir menambahkan, MTQ Pelajar yang digelar untuk kesepuluh kalinya khusus untuk pelajar sekolah umum ini pun akan menjadi contoh kegiatan serupa di tingkat nasional. "Wakil Menteri Agama salut dengan kegiatan ini dan akan menjadikan ini sebagai pilot project bagi yang lain. Karena itulah, beliau menyatakan siap untuk hadir," pungkasnya. (sul/hmsprov)

//Foto: Said Abdul Kadir (kanan).

Berita Terkait