Sarjana Jangan Hanya Terampil di Birokrasi

Wisuda Untag 1945 Samarinda 2014

SAMARINDA- Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Samarinda diharapkan mampu mencetak lulusan yang dapat mendukung program yang dilakukan pemerintah daerah sehingga bisa bersama-sama mewujudkan kesejahteraan rakyat, terutama jangan hanya dibekali untuk terampil di birokrasi.

Dukungan tersebut tidak harus menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang pesertanya mencapai ribuan orang setiap tahun, tetapi sebagai tenaga kerja swasta atau berwirausaha juga mampu mendukung pemerintah. 

“Pemerintah provinsi berharap Untag Samarinda bisa mencetak lulusan yang berkualitas dan profesional serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Karena itu, kami berharap perguruan tinggi ini jangan hanya bisa mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil di birokrasi, tetapi mampu menjadi entrepreneur berkualitas yang bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” kata Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak diwakili Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kaltim Prof Dr Dwi Nugroho Hidayanto usai menghadiri wisuda Untag 1945 Samarinda 2014 di Kampus Untag Samarinda, Sabtu (27/9).

Mewujudkan lulusan berkualitas tersebut, perguruan tinggi ini harus memiliki kurikulum yang jelas sehingga bisa mencetak generasi muda entrepreneur handal. Jika memang belum ada, maka hal itu harus dikoordinasikan dan dievaluasi bersama.

Selain itu, Untag dapat meningkatkan kualitas lulusan dari pemahaman tentang Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kemasyarakat. Jika hal ini dapat terlaksana dengan baik, diharapkan Untag mampu mencetak SDM berkualitas.

“Tri dharma tersebut tidak bisa berdiri sendiri tetapi harus saling bersamaan sehingga pengetahuan bagi mahasiswa juga lebih banyak. Tetapi, yang terpenting dalam perguruan tinggi adalah penguatan penelitian. Karena, dengan adanya penelitian mampu mensinergi tri dharma yang lain, baik pengembangan pendidikan dan kemasyarakatan. Sebab, jika tidak ada penelitian, maka apa yang bisa diberikan kepada masyarakat,” jelasnya.

Mendukung peningkatan kualitas SDM di masing-masing perguruan tinggi, terutama di Untag Samarinda, Pemprov Kaltim telah memberikan dukungan tersebut, mulai dari bantuan biaya penelitian untuk para dosen dan beasiswa bagi mahasiswa.

Selain dukungan pemerintah, diharapkan bantuan dari perusahaan yang ada di Kaltim juga dapat berperan menciptakan SDM yang berkualitas di perguruan tinggi ini. “Melalui corporate social responsibility (CSR) dari perusahaan kami yakin Untag mampu mencetak SDM yang berkualitas,” jelasnya.

Rektor Untag 1945 Samarinda Prof Dr H Eddy Soegiarto K mengatakan jumlah wisudawan yang diwisuda tahun ini sebanyak 672 orang, terdiri dari Fakultas Ekonomi 230 orang, Fakultas Teknik 167 orang, Hukum 112 orang, Isipol 100 orang, Pertanian 45 orang dan Psikologi 18 orang.

“Kami berharap para wisudawan menjadikan momentum ini untuk berusaha dan bekerja lebih keras. Jangan sampai lulusan Untag Samarinda menganggur. Karena setelah lulus yang dapat dilakukan para wisudawan adalah mencari kerja, bekerja untuk pengamalan ilmu di dunia kerja dan masyarakat dengan status sebagai lulusan yang siap kerja,” jelasnya.

Untag Samarinda juga sangat berterimakasih kepada Pemprov Kaltim yang selalu mendukung pengembangan pendidikan di perguruan tinggi ini. Bahkan untuk tahun ini Pemprov Kaltim memberikan bantuan beasiswa kepada 338 mahasiswa Untag Samarinda. Diharapkan melalui dukungan tersebut perguruan tinggi ini mampu mencetak SDM yang berkualitas dan dapat memberikan kontribusi kepada pembangunan nasional terutama di Kaltim.

“Secara keseluruhan Untag Samarinda telah meluluskan mahasiswa sebanyak 10.326 orang. Diharapkan semua lulusan bisa berkontribusi bagi pembangunan nasional maupun daerah ini,” jelasnya.(jay/hmsprov)

Berita Terkait