Satgas Debarkasi Nunukan Disiapkan

*Antisipasi Keterlantaran TKI Asal Kaltim


SAMARINDA – Kepala Dinas Sosial Kaltim H Bere Ali mengatakan, Satuan Tugas (Satgas) Debarkasi Nunukan telah disiapkan sebagai antisipasi jika ada Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kaltim yang terlantar akibat konflik antara Kesultanan Sulu dengan Negara Malaysia yang hingga saat ini masih  berlangsung. 
“Mengenai kepulangan TKI, itu bukan kewenangan kami.  Tetapi, apabila ada TKI asal Kaltim yang dipulangkan, kemudian terlantar, maka Satgas Debarkasi Nunukan sudah siap untuk memberikan perhatian khusus. Misalnya menyiapkan penampungan sementara,” kata Bere Ali, pekan lalu. 
Biaya penampungan hingga kepulangan TKI asal Kaltim ke masing-masing daerah akan menjadi tanggungjawab Satgas. Bantuan tersebut, atas kerjasama Satgas Debarkasi Nunukan dengan Kementerian Sosial (Kemensos). Biaya yang dikeluarkan oleh Satgas,  akan diganti Kemensos, setelah disampaikannya laporan hasil penanganan. Biaya yang diganti Kemensos adalah sesuai rencana anggaran yang telah ditetapkan. 
“Jadi, semua biaya penampungan hingga kepulangan menjadi beban Kemensos,”  jelasnya. Pemprov akan membantu tugas-tugas monitoring Satgas Debarkasi Nunukan dan membantu komunikasi dengan Kemensos. (yans/jay/hmsprov)  

Berita Terkait