Satpol PP Pemprov Ajak Mahasiswa Padamkan Api

SAMARINDA - Mendukung kerja pemerintah dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Pemprov Kaltim melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengajak mahasiswa untuk bersama-sama memadamkan api di sejumlah titik di Kaltim.

Khususnya mahasiswa Unmul yang sempat melakukan aksi damai tentang masalah asap dan kebakaran hutan di Kantor Gubernur Kaltim baru-baru ini.

Kepala Satpol PP Kaltim Gede Yusa diwakili Kepala Bidang Kebakaran Rudi Syafriadi mengajak mahasiswa Unmul jika memang siap, maka Pemprov Kaltim melalui Satpol PP siap mengajak mereka.

"Aspirasi mereka memang saat ini kami terima. Tetapi, jika mereka mau melihat langsung dan membantu pemerintah. Kami sangat senang. Asalkan, ada syaratnya, jika mereka bersedia ikut turun memadamkan api di beberapa titik yang sudah ada di Berau maupun di Kabupaten Paser," kata Rudi Syafriadi, di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (17/9/2019).

Rudi menegaskan jika mahasiswa itu mau, maka syaratnya mereka harus izin dulu ke institusinya (Unmul), orang tua mereka bahkan harus melalui tes kesehatan.

Karena, dalam memadamkan api tidak asal-asalan. Sebab, taruhannya selain gangguan fisik dan kesehatan hingga nyawa.

"Mereka harus dites dulu kesehatannya, izin kampus dan orang tua mereka. Sebab, jika ada masalah di lapangan, siapa yang menanggung. Karena, resikonya besar. Sedangkan, anggota kami yang terlatih saja bisa sakit. Jadi, harus siap mental dan siap kesehatannya," tegasnya.

Hingga saat ini, personil Satpol PP yang diturunkan khusus di Berau berjumlah 10 orang, tetapi saat ini sudah kembali ke kesatuan. Kemudian, untuk di Paser juga akan diturunkan 15 orang.

Perlu diketahu bahwa Satpol PP juga memiliki bidang kerja yang menangani kebakaran. Sehingga siap membantu masyarakat untuk memadamkan api jika terjadi peristiwa kebakaran.(jay/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait