SBY: Kaltim Cerdas, Berlari Makin Kencang

SBY: Kaltim Cerdas, Berlari Makin Kencang

 

BALIKPAPAN-Pujian kembali dilontarkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat berkunjung ke Kaltim untuk meresmikan sejumlah proyek Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di Bumi Etam.   Jika Oktober 2012 lalu dalam kegiatan serupa, SBY menyebut Kaltim bukan lagi the sleeping giant, maka kali ini SBY menyebut Kaltim sebagai provinsi yang cerdas dan berlari makin kencang.

"Kalimantan Timur cerdas, mengingat wilayah ini adalah wilayah yang berkembang dengan cepat. Pembangunan infrastruktur dan jasa transportasi akan membuat Kalimantan Timur akan berlari semakin kencang," kata SBY saat meresmikan Terminal Baru Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan (SAMSS) Balikpapan, Senin (15/9).

Pujian Presiden SBY itu cukup beralasan, sebab kemajuan Kaltim dewasa ini memang sulit dibantah. Proyek-proyek infrastruktur yang dikemas dalam program MP3EI, diantaranya meliputi proyek-proyek transportasi, energi dan industri, secara keseluruhan bisa disebut sangat sukses.

Keberhasilan itulah yang kemudian lanjut Presiden memacu pesatnya pertumbuhan ekonomi Kaltim, diantaranya ditandai dengan tingginya kebutuhan transportasi darat, laut maupun udara. Karena itu, dibutuhkan sarana dan prasarana transportasi yang lebih representatif, seperti terminal baru Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan yang memiliki luasan 110.000 meter persegi yang kini mampu menampung hingga 10 juta penumpang pertahun.

Terminal baru Bandara yang berada dibawah naungan PT Angkasa Pura I ini memiliki konsep modern eco-airport, dengan memanfaatkan secara maksimal penerangan sinar matahari, pengaturan konsumsi energi, serta pemanfaatan konservasi air.

Fasilitas lainnya, yaitu 11 unit garbarata, 74 check-in counters, delapan  unit conveyor  dan apron seluas 140.900 meter persegi. Sementara untuk parkir disiapkan gedung empat lantai yang mampu menampung hingga 2.300 unit kendaraan.

Selain itu, Bandara ini juga dilengkapi dengan fasilitas mutakhir, berupa aplikasi Airport Operation Data Base (AODB)-Airport Integrated Management System (AIMS) dan HBS (hold baggage screening) level empat.

Terminal baru Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan dikerjakan selama 32 bulan sejak Agustus 2011 hingga Maret 2014, menelan dana sekitar Rp1,6 triliun. 

Sebelumnya Bandara ini telah mengalami over capacity. Karena, selama ini kapasistas Bandara yang menjadi gerbang utama Kalimantan ini hanya untuk 1,7 juta penumpang per tahun. Untuk diketahui, pada 2013, Bandara kebanggaan masyarakat Kaltim ini melayani 7,1 juta penumpang atau tumbuh 16 persen jika dibandingkan 2012 yang berjumlah 6,4 juta penumpang. (tim humasprov) 

//Foto: KEMAJUAN KALTIM. Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menjelaskan tentang proyek MP3EI di Kaltim pada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (humasprov kaltim).

 

Berita Terkait