SekprovHadiri Festival Anti Korupsi 2016


 

BALIKPAPAN – Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Dr H Rusmadi menghadiri pembukaan Festival Anti Korupsi tahun 2016 langsung di Gedung Kesenian Jl  Kolonel Syarifudin Yoes Balikpapan, Jumat (11/11). Acara ini digelar Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Nasional Corruption Watch (NCW) bekerjasama dengan Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) yang berlangsung selama 3 hari pada 11-13 November.

Rusmadi mengatakan, korupsi bisa menghancurkan negara sehingga untuk memberantas korupsi tidak bisa dilakukan orang perorang.“Lembaga sekuat KPK juga tidak mungkin tanpa dukungan kita semua, oleh karena itu maka mari kita bersama-sama memberantas korupsi demi mewujudkan Indonesia khususnya Kaltim bebas korupsi. Saya salut pada NCW yang bekerjasama dengan GMPK menggelar acara ini,” kata Rusmadi.

Dia juga menyarankan agar Kegiatan ini dapat dilaksanakan di ruang terbuka.“Kalau boleh menyarankan, Kegiatan-kegiatan semacam ini dapat dilaksanakan di tempat terbuka, diruang publik seperti Mall sehingga baik langsung maupun tidak langsung masyarakat dapat mengetahui bahwa kita melakukan upaya-upaya dalam rangka memerangi korupsi,” sarannya.

Ketua Panitia Festival Anti Korupsi 2016 Yeni Yulianti Samti SH mengungkapkan kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan selaku penggiat anti korupsi di Kaltim.

“Tujuan kegiatan ini sebagai bentuk kampanye dan kepedulian pada pemberantasan korupsi, khususnya di Kaltim, menuju Pemerintahan yang bersih, jujur dan berintegritas dan sudah menjadi komitmen kami bersama,” katanya.

Yeni juga berharap kegiatan ini dapat menjadikan momentum peringatan Hari Anti Korupsi tanggal 9 Desember 2016 sebagai pedoman pada pemberantasan korupsi di negeri ini.

Hadir dalam pembukaan ini Mantan Komisioner KPK  Prof Dr Haryono Umar, Kepala Dinas Pendidikan Kota Balikpapan Muhaimin, Ketua Umum sekaligus pendiri Perhimpunan Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Pusat Dr Bibit Samad Rianto, Ketua NCW Pusat Taufiq Rahman, Kepala Inspektorat Prov Kaltim M. Sa’dudin, Ak, Perwakilan dari Kapolda, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.(ayu/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation