Selamat Hari Pers Nasional


"Bangga atas kerja wartawan Kaltim yang berkontribusi membangun daerah dengan karya-karya jurnalistiknya. Semoga Wartawan Katim di ibu kota negara baru, bisa meningkatkan kualitas dan kapasitas menjadi lebih baik."

 

SEBAGIAN jalan tol Balikpapan Samarinda diresmikan Presiden Joko Widodo, 17 Desember 2019. Panjangnya sekira 66 km (Samboja-Samarinda). Sisa kilometer lainnya (Samboja-Balikpapan Seksi 1 dan 5 ) diperkirakan baru bisa digunakan April tahun ini. Masyarakat bergembira karena akhirnya bisa menikmati jalan tol pertama di Kalimantan, apalagi sampai hari ini masih gratis. 

Jembatan Mahakam 4 yang berada tepat di samping Jembatan Mahakam diresmikan Gubernur Kaltim Isran Noor pada Kamis (2/1/2020). Masyarakat senang karena kemacetan tidak lagi terjadi di jalur strategis itu.

Berikutnya, virus corona menyebar ke sejumlah negara di berbagai belahan dunia. Bukan hanya di Wuhan, asal mula virus mematikan itu, tapi semua negara kini terus meningkatkan kewaspadaan. Lima belas warga Kaltim hingga hari ini dikabarkan masih menjalani observasi di Natuna setelah kembali dari China. Warga Kaltim diminta tidak resah karena mereka bukan suspect virus corona.    

Tiga kabar yang kemudian dikemas menjadi berita ini hanya contoh kecil dari kerja-kerja wartawan untuk mengabarkan berita-berita berkualitas dan mencerdaskan.   Sekarang, beragam berita dari belahan bumi mana pun, bahkan bisa dengan mudah diakses dalam hitungan detik melalui media online.

Di era yang serba digital saat ini, kerja-kerja profesional pers diyakini akan menjadi penyejuk akselerasi media sosial yang kerap dipenuhi  berita-berita bohong (hoaks), fitnah dan kebencian yang berpotensi menghancurkan bangsa.

Dari sudut yang lain, saat menghadiri rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Kota Banjarmasin, Sabtu (8/2/2020), Presiden Joko Widodo  (Jokowi) tak ragu mengakui kedekatannya dengan wartawan.

Baca Juga : Jokowi Hadiri HPN2020, Tegaskan IKN Berbasis Forest City dan IT Canggih

“Berhadapan dengan insan pers itu bukan benci, tapi rindu, selalu di hati,” puji Jokowi meluluhkan hati ribuan wartawan dari berbagai penjuru Indonesia yang sedang bergembira memperingati Hari Jadinya di Kota Seribu Sungai, Banjarmasin.

Bukan hanya memuji, Presiden Jokowi juga mengajak kalangan jurnalis untuk   selalu menyajikan pemberitaan dengan perspektif yang jernih, melawan kekacauan informasi (information disorder), memerangi hoaks, ujaran kebencian dan fitnah. 

Presiden mengajak pers Indonesia terus membangkitkan semangat positif untuk mendorong produktivitas dan optimisme bangsa.

“Karena masyarakat yang sehat adalah masyarakat yang mendapatkan informasi yang sehat. Sekali lagi saya ulang, masyarakat yang sehat adalah masyarakat yang mendapatkan informasi yang sehat dan baik,” tegas Jokowi.   

Satu lagi, Presiden Jokowi juga mengajak wartawan Indonesia untuk selalu menyajikan berita-berita yang benar dan akurat, terutama jika berkaitan dengan isu-isu yang mungkin dapat memicu kepanikan masyarakat, seperti meluasnya penyebaran virus corona dan isu-isu sensitif lainnya. 

“Peran pers sangat dibutuhkan untuk menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat dan tidak menambah kepanikan, apalagi ikut memberikan informasi yang salah,” pesan Jokowi.   

Dalam perspektif Kalimantan Timur,  tidak mungkin menafikan peran wartawan. Melalui tulisan-tulisan di media cetak, media online, siaran radio dan televisi beragam konten disajikan.  Mulai soal ekonomi, politik, sosial, bencana, termasuk juga informasi-informasi pembangunan.

Baca Juga : PERS BERKUALITAS MENJADI PENGHANGAT DAN PEREDAM PILKADA SERENTAK

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sendiri berupaya semaksimal mungkin untuk bisa menjalin komunikasi dengan kalangan pers dan perusahaan-perusahaan media. Di antaranya melalui kerja sama media,  coffee morning bersama pemimpin redaksi dan wartawan Kaltim, serta menyiapkan  ruang media center bagi wartawan-wartawan yang melakukan tugas peliputan di lingkungan Kantor Gubernur Kaltim.

Sebelumnya, dalam kesempatan coffee morning di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Kaltim, Jalan Milono Samarinda, Selasa (28/1/2020), Wakil Gubernur Hadi Mulyadi mengungkapkan komitmennya bersama Gubernur Isran Noor untuk selalu dekat dengan wartawan dan membantu tugas-tugas kewartawanan.

“Saya memang ditugaskan beliau untuk ini. Saya dan Pak Isran itu satu,” tegas Hadi.

Mantan legislator Karang Paci dan Senayan ini menyebutkan, setiap hari ada banyak pertanyaan, komentar, bahkan undangan  yang masuk ke fasilitas pesan handphone pribadinya. Hadi pun  meminta maaf, karena keterbatasan waktu, maka tidak semua pesan bisa dijawabnya, termasuk pertanyaan wartawan.  

Di antara pesan yang masuk dari beberapa wartawan adalah keluhan tentang kesulitan mereka mendapatkan penjelasan dari sejumlah kepala dinas/biro. “Kata mereka lebih sulit daripada menghubungi Wagub,” canda Hadi.

Ada tiga kemungkinan. “Pertama, ada hal yang mungkin memang tidak bisa kami sampaikan. Kedua, ada data yang mungkin masih mentah, sehingga jika disampaikan bisa menimbulkan  persepsi yang salah di masyarakat, dan ketiga karena kehati-hatian,” jelas Hadi.

“Asal jangan sampai yang keempat. Yang keempat itu karena kemalasan, tidak mau melayani atau tidak   mau disibukan,” sindir Hadi.

Baca Juga : PESERTA HPN DUKUNG IKN PINDAH DI KALTIM

Kepada para kepala dinas dan biro, Hadi mengaku sudah meminta agar mereka lebih komunikatif  dengan wartawan dan menyampaikan data-data yang diperlukan secara tepat dan benar.  Sebab tidak mungkin, gubernur dan wakil gubernur menghafal secara detil data-data tehnis yang diperlukan wartawan. 

Pers dan pemerintah sejatinya, kata Hadi, saling membutuhkan.  Pemerintah memerlukan bantuan media untuk penyebarluasan informasi pembangunan, sementara pers memerlukan pemerintah sebagai narasumber pemberitaan mereka.

Kepala Biro Humas Setdaprov Kaltim HM Syafranuddin yang berkesempatan hadir  dalam HPN 2020 di Banjarmasin mengaku bangga atas kerja wartawan-wartawan Kaltim untuk berkontribusi membangun daerah dengan karya-karya jurnalistik yang disiarkan melalui media online, media konvensional (koran), televisi dan radio.

“Saya ucapkan selamat Hari Pers Nasional, semoga wartawan Kaltim di ibu kota negara baru, bisa terus meningkatkan kualitas dan kapasitas menjadi lebih baik.  Semakin profesional, jernih, berdaulat dan maju. Bukan hanya untuk Kaltim, tapi juga untuk Indonesia, bahkan dunia,” kata Ivan sapaan akrabnya. 

Pejabat yang masih aktif menulis itu juga memberikan apresiasi tinggi kepada para jurnalis Kaltim yang tahun ini menorehkan prestasi gemilang dengan menyabet Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2019 untuk kategori Radio pada gelaran HPN 2020 di Banjarmasin.

Anugerah Adinegoro sukses diraih Marga Rahayu dengan timnya Supriati, Metalianda dan Kamal Anshori dari LPP RRI Samarinda.  Karya jurnalistik yang ditampilkan berjudul “Lubang Tambang Pembawa Petaka” yang disiarkan pada 22 Juli 2019.

“Selamat dan sukses kepada Marga Rahayu dan Tim LPP RRI. Teruslah berinovasi dan melahirkan karya-karya terbaik. Semoga ini juga menjadi motivasi bagi yang lainnya. Bahwa wartawan  Kaltim juga memiliki daya saing tinggi,”  pungkas Ivan.  (sul/adv)

Berita Terkait
Data Masih Kosong
Data Masih Kosong