Sembilan Menara Telekomunikasi di Kaltim akan Dioperasionalkan Akhir Tahun

 

SAMARINDA - Sembilan menara telekomunkasi yang dbangun Pemerintah Daerah di Kaltim untuk wilayah perbatasan, pedalaman dan daerah terpencil akan segera dioperasionalkan pada Desember mendatang.

"Secara keseluruhan ada sembilan menara yang dibangun tahun ini. Enam yang dibangun oleh Pemkab Mahulu dan tiga dibangun oleh Pemprov kaltim. Kesembilan tower tersebut ditarget kring atau sudah dioperasionalkan akhir tahun 2016," kata Kepala Diskominfo Kaltim melalui Kabid Pos dan Telekomunikasi (Postel) Atmadji.

Saat ini, dari sembilan menara yang akan dioperasionalkan tersebut hanya menyisahkan satu menara yang belum tuntas penyelesaiannya yakni diwilayah Kabupaten Kutai Barat yang pembangunannya dilakukan oleh Pemprov Kaltim bekerjasama secara swakelola dengan TNI AD.

"Hanya satu menara di Desa Besiq, Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat yang belum tuntas pembangunannya karena progresnya baru 95 persen. Diperkirakan tidak sampai dua minggu sudah selesai 100 persen pembangunannya. Untuk dua menara yang dibangun oleh Pemprov kaltim di daerah Kutai Timur sudah tuntas pembangunannya," katanya.

Mengenai target operasional bulan Desember, Atmaji mengatakan bahwa Diskominfo Kaltim bersama jajaran Pemkab Mahulu sudah melakukan pertemuan dengan pihak provider dari PT Telkomsel yang telah siap untuk memfasilitasi beroperasinya jaringan telekomunikasi pada menara yang telah tuntas dibangun.

"Dari pertemuan tersebut disepakati kalau Telkomsel siap memasang pemancar signal dan memberikan pelatihan SDM nya. Sementara Pemda bertanggung jawab dalam hal penyediaan genset dan SDM untuk operasional menara," katanya. (rus/humasprov).

Berita Terkait
Government Public Relation