Seminar Nasional PGRI Menyongsong IKN, Wagub Hadi Tegaskan Hidup Untuk Memberi Bukan Meminta

Seminar Nasional HUT PGRI (seno/humasprovkaltim)

SAMARINDA - Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menegaskan seorang guru memiliki peran penting dan sangat strategis dalam membangun serta membentuk sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berakhlak mulia.

Namun lanjut Hadi, para guru sebagai tenaga pendidik harus memegang prinsip hidup untuk memberi seikhlas-ikhlasnya bukan meminta sebanyak-banyaknya.

"Dulu, guru disebut pahlawan tanpa jasa. Sebab besar peran guru bagi mendidik generasi penerus bangsa. Tetapi penghasilannya kecil atau tidak sepadan dengan jerih payahnya," kata Hadi Mulyadi saat membuka Seminar Nasional HUT PGRI di Ballroom Hotel Selyca Mulia Jalan Bhayangkara Samarinda, Rabu (6/11/2019).

Seminar bertema Peran PGRI Menyongsong Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur dihadiri Ketua Umum PGRI Kaltim H Musyahrim dan diikuti 300 guru dari kabupaten dan kota.

Terus motivasi para guru, Wagub yang juga pernah mengajar 25 tahun ini agar guru tetap harus bekerja keras secara tulus serta membangun kerjasama mengajar dengan penuh cinta dan selalu mendoakan mereka.

"Kata kuncinya, guru harus bekerja keras, mau bekerja sama, tulus ikhlas, penuh cinta dan berdoa untuk murid-muridnya," ucapnya.

Pada dasarnya ujar Hadi, pekerjaan guru bukan hanya bernilai materi. Tetapi memiliki nilai ibadah. Sebab mencerdaskan kehidupan bangsa dan itu tidak bisa hanya dihargai dengan apapun.

Sementara itu Ketua PGRI Kaltim H Musyahrim mengatakan PGRI sebagai organisasi yang menaungi para guru sangat berkepentingan meningkatkan kualitas dan kapasitas anggotanya.

"Kami tidak ingin ibu kota negara terbentuk. Tapi ada guru yang hanya bergaji Rp800 ribu bahkan ada yang kurang dari itu. Kedepan, tidak ada lagi guru yang tidak lulus sarjana," ujaar Musyahrim. 

Mantan Kepala Dinas Kaltim ini mengakui banyak program yang terus diperjuangkan PGRI bagi para guru. Dirinya berharap dukungan dan sinergi pemerintah dalam meningkatkan peran guru di Kaltim sebagai ibu kota negara Indonesia.

Seminar menghadirkan pembicara Ketua Umum PB PGRI Profesor Dr Unifah Rosyidi dan akademisi Dr H Rusmadi dihadiri Ketua PGRI kabupaten dan kota se Kaltim.(yans/her/humasprovkaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation