Seminar Nasional Sejarah Budaya Banjar

Foto : Yuvita Indrasari

SAMARINDA - Mewakili Gubernur Kaltim, Asisten Administrasi Umum HS Fathul Halim menghadiri Seminar Nasional Sejarah Budaya Banjar serta Peran Bubuhan Banjar Menyongsong Ibu Kota Negara.

 

Seminar digelar Pengurus Wilayah Kerukunan Bubuhan Banjar Kalimantan Timur (KBBKT) dalam rangkaian Aruh Ganal Budaya Banjar Tahun 2020 dilaksanakan di Ruang Mancong Hotel Mesra Internasional, Sabtu 14 Maret 2020.

 

Sebagai keynote speaker, Fathul Halim menegaskan Bubuhan Banjar tidak perlu menunggu terbentuknya ibu kota negara (IKN) baru Indonesia di Kaltim untuk berperan.

 

"Selayaknya sejak awal. Bahkan kita yakin, Bubuhan Banjar pastilah sudah berperan banyak sejak Kalimantan Timur terbentuk," kata Fathul.

 

Terpeliharanya keamanan dan kedamaian dalam masyarakat menurut Fathul, tidak terlepas dari peran Bubuhan Banjar. Juga, tumbuh dan bergeraknya perekonomian daerah serta terlaksanakanya pembangunan daerah selama ini.

 

Karenanya Pemprov Kaltim lanjutnya, sangat mendukung dan mengapresiasi Bubuhan Banjar di Kaltim. Diharapkan komitmen dan tekad untuk mendukung dan bersama pemerintah daerah terus menyukseskan program-program pembangunan.

 

"Kita perlu terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing. Kekayaan alam yang kita miliki harus bermanfaat bagi peningkatan taraf hidup dan kesejehteraan masyarakat Kaltim, tidak terkecuali Bubuhan Banjar," pungkasnya. 

 

Hadir juru bicara Presiden RI Fadjroel Rachman, Wakil Walikota Samarinda HM Barkati, Ketua Umum PW KBBKT Ismunandar, cendikia Kesultanan Banjar Datu Achmad Baji, Djafar Siddik serta para tokoh Bubuhan Banjar se Indonesia dan beberapa dari negara sahabat.(yans/her/humasprovkaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation