Seminar Sengketa Investasi Bidang Pertambangan Di Indonesia. Menkumham Ingatkan Investasi Asing Harus Selektif

Seminar Sengketa Investasi Bidang Pertambangan Di Indonesia (syaiful/humasprovkaltim)

BALIKPAPAN - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham RI) melalui Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum menggelar Seminar Sengketa Investasi Bidang Pertambangan Di Indonesia. Seminar di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, Rabu (27/11/2019) dibuka oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly

Seminar bertema Investasi Pertambangan, Mengapa Indonesia Digugat dihadiri Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor, Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kemenhumkam Cahyo R Muzar dan Inspektur Jenderal Jhoni Ginting. 

Tegas Menkumham Yasonna Laoly mengingatkan seluruh perusahaan asing yang berusaha di Indonesia agar mentaati tata aturan negara Indonesia yang berlaku.

Menteri meminta semua perusahaan Indonesia yang bekerjasama dengan perusahaan asing agar memberikan pemahaman terkait peraturan negara Indonesia.

"Perangkat pemerintah berbagai tingkatan agar berhati-hati berurusan dengan perusahaan asing. Pemerintah daerah melakukan deteksi permasalah sedini mungkin. Awasi investasi asing lebih selektif," harap Yasonna.

Sementara Gubernur Isran Noor menyambut baik dan merasa bangga terhadap atas penyelengaraan seminar. Sengketa investasi bidang pertambangan di Indonesia hal yang terkait untuk antisipasi kemungkinan- kemungkinan Indonesia dapat digugat dilembaga Peradilan Arbitrase Internasional.

"Semoga ini akan banyak manfaatnya bagi bangsa kita, khususnya masyarakat dan pada pengusaha pertambangan yang ada di Kalimantan,” ucap Gubernur.

Isran Noor mengharapkan dalam seminar didapatkan informasi yang cukup memadai dalam hal bagaimana kerjasama investasi terutama dengan pihak luar. 

“ Mudah-mudahan dari pertemuan ini dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan informasi lebih banyak lagi, sehingga dapat ditindak lanjuti semua pihak,” harapnya.

Peserta seminar 100 orang terdiri pejabat tinggi pratama di lingkungan Kemenhumham, Bupati dan Walikota se Kalimantan, civitas akadimisi, dekan, dosen dan mahasiswa serta pengusaha. 

Hadir mendampingi Tampak hadir Kapolda Kaltim Irjen Pol Muktiono, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto, Kajati dan KPT Kaltim, Wakil Walikota Balikpapan Rahmad Mas'ud. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Menkumham Yasonna Laoly.(ful/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation