Kalimantan Timur
Semprot Sampai Putus

Ist

Pandemi Covid-19 belum menunjukkan tren menurun. Angka pasien positif  bertambah signifikan setiap harinya.

 

Kantor Gubernur pun ditutup hingga 10 Agustus mendatang. Semua pegawai untuk sementara waktu harus bekerja di rumah. 

 

Momen ini dimanfaatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim untuk melakukan penyemprotan disinfektan.

 

"Kami ingin memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan penyemprotan disinfektan," kata Kepala BPBD Kaltim  Yudha Pranoto, Rabu (29/7/2020).

 

Penyemprotan disinfektan Selasa kemarin dilakukan di lingkungan Kantor Gubernur dan Pendopo Odah Etam yang berada di samping Kantor Gubernur.

 

"Semua sisi dan ruangan kami semprot. Tidak ada yang tersisa.  Harapan kami di mana pun virus corona menempel, segera mati dengan semprotan cairan disinfektan ini," tegas Yudha.

 

Sementara itu para petugas BPBD Samarinda melakukan penyemprotan disinfektan di Pengadilan Negeri/Pengadilan Tipikor Samarinda dan Dinas Pariwisata.

 

Penyemprotan juga dilakukan ke rumah suspect Covid-19 di Jalan Ampera Kelurahan Rawa Makmur Kecamatan Palaran.

 

Di Balikpapan, tim BPBD lakukan sterilisasi, pencegahan dan penutupan sementara kantor bank swasta. Hal ini dilakukan dalam rangka pengembangan atau tracing kepada seluruh karyawan bank itu. 

 

"Sedangkan di Penajam Paser Utara, tim BPBD setempat juga terus menyampaikan imbauan agar masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan. Menggunakan masker, menjaga jarak aman, rajin mencuci tangan dengan sabun, dan menghindari kerumunan massa," beber Yudha. (sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait