Semua Tahapan Berjalan Lancar

 Pelaksanaan EKW 2085  di Kaltim Berjalan Sukses

SAMARINDA - Penyelenggaraann Ekspedisi Kapsul Waktu (EKW) Gerakan 70 (G-70) 2085 yang melewati delapan kabupaten/kota di Kaltim berjalan sukses dan lancar. Dimulai dari Kabupaten Paser dan Penajam Paser Utara (PPU), Kota Balikpapan, Kutai Kartanegara, Kota Samarinda,  Kota Bontang, Kabupaten Kutai Timur dan  berakhir di Kabupaten Berau.

Asisten Administrasi Umum Setprov Kaltim  Dr Meiliana mengatakan,  Rabu,  28 Oktober  lalu merupakan hari puncak pelaksanaan EKW di Kaltim. Semua tahapan yang diselenggarakan sebelumnya berjalan lancar, mulai penyambutan hingga pelaksanaan di kabupaten/kota yang dilalui semua lancar, sesuai jadwal yang sudah disusun sebelumnya.

"Puncak pelaksanaan  EKW di Kaltim berjalan sukses karena berbagai kegiatan yang dilakukan semuanya lancar, seperti peresmian monumen ayo kerja yang diresmikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, kemudian dirangkai Peringatan Hari Sumpah Pemuda  di Stadion Madya Sempaja Samarinda," kata Meiliana, Kamis (29/10).

Dipaparkan, puncak pelaksanaan EKW 2085,  Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak disaksikan Wakil Gubernur Kaltim, Ketua DPRD Kaltim,  koordinator tim ekspedisi nasional Rahmat Hidayat Pulungan maupun panitia daerah,  berkesempatan memasukkan  tujuh impian Provinsi Kaltim ke dalam kapsul kecil yang kemudian dimasukan kembali ke dalam tabung utama yang sebelumnya sudah ada beberapa kapsul  yang berasal dari provinsi dan kabupaten/kota kabupaten yang dilalui.

Tujuh impian Provinsi Kaltim yang dimasukkan ke dalam kapsul waktu pertama, Kaltim sebagai lokomotif ekonomi Asia Timur. Kedua, Kaltim sebagai paru-paru dunia. Ketiga, Kaltim sebagai Ibukota Republik Indonesia. Keempat, masyarakat Kaltim cerdas, professional dan beradab. Kelima, infrastruktur Kaltim yang modern dan ramah lingkungan. Keenam, sumber daya alam Kaltim untuk kesejahteraan rakyat dan ketujuh masyarakat Kaltim yang agamis dan berbudaya.

Setelah  pelepasan dari  Kota Samarinda, perjalanan EKW menuju ke Kota Bontang,  kemudian melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Kutai Timur dan berakhir  di Kabupaten Berau.

"Hari ini, tim panitia nasional bersama tim panitia daerah akan kembali mengantar tabung EKW menuju ke Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tepanya di Kabupaten Bulungan. Setelah itu tugas kita selesai. Dan kita bersyukur karena perjalanan EKW di Kaltim berjalan lancar sukses, tanpa suatu hambatan," papar Meiliana. (mar/sul/hmsporv)  

 

//Foto: TUGAS SELESAI. Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak menyerahkan bantuan untuk petani di sela kegiatan EKW di Kaltim. (fajar/humasprov kaltim).

 

 

Berita Terkait