Sertifikasi Halal LPPOM MUI. Jamin Produk Halalan Toyyiban

Foto : Ahmad Riyandi

SAMARINDA - Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menghadiri acara penyerahan Sertifikat Halal Pengusaha/Pelaku Usaha UMKM se Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Rabu (4/3/2020).

.

Acara digagas Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Kaltim dilaksanakan di Rumah Makan Yen's Delight Coffe Pastry & Resto, Juanda 6 Samarinda.

.

Sertifikat halal menurut Wagub Hadi Mulyadi sangat penting sebagai jaminan produk pangan, makanan dan minuman bahkan kosmetik yang dihasilkan aman digunakan bahkan dikonsumsi masyarakat Indonesia, terlebih Kaltim.

.

"Penduduk kita ini mayoritas muslim bahkan negara muslim terbesar didunia. Warga kita sekitar 270 juta jiwa dan muslim mencapai 240 juta jiwa. Ini potensi luar biasa dan pemerintah wajib memberikan jaminan keamanan serta kehalalan produk bagi masyarakat," kata Hadi.

.

Karenanya, Hadi sangat berharap pelaku usaha termasuk UMKM selayaknya memiliki sertifikat halal, khususnya sertifikasi dari MUI melalui LPPOM MUI.

.

"Sertifikat halal LPPOM MUI tidak saja menyatakan produknya halal tapi juga toyyiban atau baik dikonsumsi dan digunakan masyarakat," ungkapnya.

.

Sementara Ketua LPPOM MUI Kaltim drh Sumarsongko menyebutkan pelaku usaha di Kaltim mencapai puluhan ribu UKM, namun yang bersertifikasi halal baru sekitar dua ribuan UKM. "Jumlahnya dibawah 10 persen yang bersertifikasi halal. Namun, dari 2 ribuan yang bersertifikat halal ada sekitar 50 persen yang aktif dengan masa berlaku 2 tahun," sebutnya. 

.

Sertifikat halal yang diserahkan Wagub Hadi Mulyadi secara simbolis bagi 101 UMKM. Masing-masing terdiri Disperindagkop UMKM Kaltim UPTD Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang untuk 40 UMKM.

.

Disperindagkop UKM Kaltara 21 UMKM, Dinas Perindustrian Samarinda untuk 6 UMKM, LPB Pama Bessai Berinta Bontang 9 UMKM dan LPB Pama Banua Etam Sangatta 19 UMKM, UPT RPH Jone Kabupaten Paser 1 UMKM serta IKM Sari Mukti, IKM Manocad, Selera Food Borneo, Rumah Potong Barokah Utama dan Sambal Gami Mama Alif masing-masing 1 UMKM.

.

Hadir Ketua MUI Kaltim KH Hamri Haz, Kepala Dinas Perindagkop UKM Samarinda HM Faisal dan pimpinan perangkat daerah terkait di Pemprov Kaltim dan Kaltara serta perusahaan.(yans/her/humasprovkaltim)

Berita Terkait