Siap Wujudkan Program One Data One Map

Kaltim Daerah Favorit Pembangunan Jaringan Informasi Geospasial

JAKARTA-  Badan Informasi Geospasial (BIG) menetapkan Pemprov Kaltim sebagai daerah favorit Pembangunan Simpul Jaringan Informasi Geospasial yang diharapkan dapat memacu penyempurnaan program satu peta  dan data (one data one map), dengan dukungan sejumlah pemangku kepentingan.

Hal itu dikatakan, Plt Sekprov Kaltim, H Rusmadi, di Jakarta Kamis (24/4), terkait dengan upaya Kaltim membangun sebuah jaringan informasi geospasial untuk menyajikan satu kesatuan  data  dan peta yang akurat untuk kepentingan pemerintahan dan keterbukaan informasi publik.

“Melalui program one data one map ini, diharapakan  kita mampu menyajikan satu kesatuan data dan peta di semua lini, sehingga tingkat keakuratannya terjamin sebagai sebuah informasi bagi pemerintah dan masyarakat atau publik,” kata Rusmadi.

Penetapan Kaltim sebagai daerah favorit dalam Pembangunan Simpul Jaringan Informasi Geospasial yang ditandai dengan pemberian penghargaan itu, diharapkan  dapat  memacu penyempurnaan program one data one map dengan  dukungan berbagai pihak terkait.

Guna mewujudkan satu pemetaan dan data tersebut,  Pemprov Kaltim bekerjasama dengan  Badan Informasi Geospasial (BIG) Cibinong Jawa Barat, dengan harapan tidak ada perbedaan di masing-masing institusi pemerintah provinsi maupun di kabupaten/kota di Kaltim, terkait soal pendataan dan pemetaan.

Bagaimanapun  dalam pembangunan harus  memiliki  dasar satu data dan peta  yang sama sehingga memudahka dalam perecanaan pembangunan, karena konektifitas data dan peta yang sama serta akurat, berdampak pada terjalinnya  sinergitas dalam kegiatan pembangunan daerah.

Terkait dengan hal itu, Dinas Komunikasi dan Infomatika Kaltim melakukan koordinasi dengan Badan Informasi Geospasial, sekaligus berkonsultasi mengenai  persiapan  inprastruktur untuk penyempurnaan program one data one map.

“Kami ingin mengetahui lebih jauh infrastruktur dan dukungan teknis apa  saja yang perlu disiapkan untuk  membangun jaringan  dalam program one data one map,“ kata Kasi Kerjasama Teknologi Informasi Diskominfo Kaltim, Muhammad Norman.

Menurut dia, program one data one map sangat penting untuk mendukung pembangunan Kaltim, dari data dan peta tersebut dapat diketahui berbagai  potensi, batas wilayah dan lainnya,  sehingga memudahkan investor melakukan kajian sebelum  menanamkan investasi di berbagai bidang.(ist/es/hmsprov).

Berita Terkait