Siapkan 14 Titik untuk Operasi Pasar

Ist

Untuk mencegah terjadinya lonjakan harga sembako,  Disperindagkop dan UKM Kaltim akan lakukan operasi pasar.

"Tunggu saja. Disperindagkop  sudah rencanakan program operasi pasar.. Mungkin tidak terlalu lama sudah bisa dimulai," kata Plt Sekprov Kaltim HM Sa'bani di Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (30/4/2020).

Ada beberapa titik yang akan menjadi tempat pasar murah dengan sistem online.

Dengan demikian masyarakat tidak langsung harus datang ke lokasi.

"Direncanakan pasar murah digelar di 14 titik selama Ramadan," jelasnya.

Sa'bani menjelaskan  pasar murah harus dilakukan karena dalam beberapa pekan ini harga sembako cenderung naik. Khususnya gula pasir. Penyebabnya, stok di pasar Indonesia menurun, dan harga di pasar meroket.

Tapi, Pemprov Kaltim bekerjasama dengan Bulog segera turun ke lapangan untuk lakukan operasi pasar.

"Kita juga berharap kepada distributor untuk tidak menaikkan harga semaunya. Ya diharapkan menyesuaikan. Karena, kita juga tidak membatasi angkutan barang jasa lainnya. Termasuk angkutan bahan pokok dan sebagainya tetap terbuka. Jadi, distributor kita minta tidak menaikkan harga," tegasnya.

Sedangkan sanksi bagi para penimbun,, Sa'bani berharap sanksi tegas  pihak kepolisian. 

"Jadi, kalau ada yang melakukan penimbunan bahan pokok,  maka pihak kepolisian harus bertindak tegas," jelasnya.(jay/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait