Siapkan Akademi Perekertaapian

 * September buka pendaftaran mahasiswa baru

SAMARINDA - Pemprov Kaltim juga sangat serius menyiapkan sumber daya manusia (SDM) profesional dan siap pakai ketika kereta api Balikpapan-Kutai Barat kelak benar-benar bisa dioperasikan. Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak tidak sepertinya tidak ingin kecolongan, saat rel kereta api selesai dan kereta api siap dioperasikan, Kaltim belum memiliki operator-operator perkeretaapian yang sudah pasti dibutuhkan. Gubernur jelas tidak ingin, generasi Kaltim lagi-lagi hanya jadi penonton dan harus rela hanya menjadi penumpang saja.

            “Saat infrastruktur perekeretaapian kita ini siap, SDM kita pun sudah harus siap. Jangan sampai kita justru ketinggalan  kereta,” seru Awang bersemangat.

            Sebab itu, pekan depan Gubernur akan segera berkirim surat ke Menteri Perhubungan untuk mendirikan Akademi Perkeretaapian (D3) di Kaltim. Jika disetujui, seelum dibangunnya Akademi Perkeretaapian itu di Kaltim, maka Pemprov akan mengirimkan para mahasiswa Kaltim itu ke Akademi Perkeretaapian di Jawa Barat.

            Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kaltim, Zairin Zain menjelaskan penerimaan mahasiswa baru dijadualkan dibuka pada September mendatang. Jumlah calon mahasiswa Akademi Perekretaapian yang akan diterima berjumlah 30 orang.

            “Calon mahasiswa yang akan diterima adalah lulusan STM dan SMA Jurusan IPA. Biaya selama kuliah akan ditanggung Pemprov  melalui program Beasiswa Kaltim Cemerlang,” jelas Zairin.

            Selain biaya kuliah, Dinas Perhubungan Kaltim nantinya juga akan menyiapkan pemondokan dan biaya lain-lain 30 mahasiswa selama mengikuti proses kuliah.

            “Gagasan Gubernur membangun perkeretaapian di Kaltim ini sudah tentu harus kita dukung dengan penyiapan tenaga-tenaga siap pakai yang mampu mengoperasikan sistem dan pola kerja perkeretaapian. Agar semua berjalan lancar,” imbuhnya. (sul/adv)

Berita Terkait