Kalimantan Timur
Siapkan Energi untuk IKN

Wagub Hadi Mulyadi Bersama Menteri ESDM Arifin Tasrif di Ruang VIP Lounge Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, sebelum bertolak kembali ke Jakarta. Kedatangan Menteri ESDM Arifin Tasrif untuk meresmikan proyek pengembangan Lapangan Merakes di Wilayah Kerja East Sepinggan. (AHMAD RIYAND

BALIKPAPAN – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif berkunjung ke Kaltim untuk meresmikan proyek pengembangan Lapangan Merakes di Wilayah Kerja East Sepinggan, Selasa (8/6). Proyek pengembangan Lapangan Merakes ini dibangun dengan investasi senilai US$1,3 miliar.

Proyek mulai onstream pada April 2021 dan akan mengalirkan produksi gas sebesar 368 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) pada saat puncak produksi.  Inagurasi peresmian proyek dilaksanakan di Floating Production Unit (FPU) Jangkrik Kaltim. 

"Pengembangan Lapangan Merakes ini mendukung peningkatan produksi, sehingga dapat mendukung pemenuhan gas dalam negeri,” tegas Arifin.  

Dia juga menyampaikan bahwa gas bumi merupakan salah satu sumber energi yang mempunyai peranan penting dalam mewujudkan ketahanan energi di tanah air. Menurutnya, saat ini, porsi gas bumi dalam bauran energi nasional sekitar 19 persen dan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional ditargetkan meningkat menjadi 22 persen pada tahun 2025.  

“Sekali lagi saya mengucapkan selamat kepada SKK Migas dan ENI Indonesia beserta PHE dan Neptute Energy atas keberhasilan produksi gas di Lapangan Merakes ini,” kata Menteri Arifin  di hadapan Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dan Dirjen Migas Tutuka Ariadji saat peresmian.

Sementara Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi berharap agar pengembangan Lapangan Merakes juga akan bermanfaat bagi penyiapan rencana pemenuhan energi di ibu kota negara baru, Kaltim.

"Kita berharap energi yang dikembangkan bermanfaat untuk Kaltim dan Indonesia," kata Hadi.  

Selain itu, penting bagi Indonesia, terkhusus Kaltim kata Hadi, untuk menyiapkan  energi baru terbarukan. Sehingga masyarakat harus dimulai secara bertahap meninggalkan energi  fosil. 

"Bahkan Menteri ESDM tadi berpesan agar bangun terus Kaltim, dan mulai sekarang harus mulai dipersiapkan energi untuk ibu kota negara baru," tegas Hadi.  (mar/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait