Silaturrahim Pengurus GP Ansor Kaltim, Gubernur Minta Ansor Berbuat untuk Orang Banyak

Gubernur Awang Faroek saat menerima Pengurus GP Ansor Kaltim. (SENO/HUMASPROV)

 

SAMARINDA - Pengambilan keputusan dan kebijakan atau diskresi yang tepat dalam mendukung kepentingan masyarakat sangat diperlukan oleh siapa saja, tak terkecuali para pemuda. Juru Bicara Gubernur Kaltim Hendro Prasatyio mengatakan hal itu diharapkan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak kepada pengurus GP Ansor Kaltim. Agar setiap gerakan yang dibangun GP Ansor dapat mengutamakan kepentingan masyarakat. 

 

Menurut Hendro, GP Ansor memiliki kader yang besar di Kaltim. Karena itu, dalam setiap gerak dan langkah pemuda Ansor diharapkan dapat memberikan manfaat kepada orang banyak. "Para pemuda, terutama jajaran GP Ansor Kaltim harus mampu mengambil keputusan yang tepat, ketika dalam memutuskan kebijakan atau diskresi. Hal ini penting, agar ketika menjadi seorang pemimpin, harus berani mengambil keputusan. Contohnya, bagaimana mendukung peningkatan kesejahteraan rakyat, melalui kebijakan peningkatan penghasilan para pekerja," kata Hendro Prasatyio usai mendampingi Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak ketika menerima silaturrahim Pengurus GP Ansor Kaltim dipimpin M Fajri Al Farobi di Pendopo Lamin Etam, Jumat (16/3).

 

Hendro mengatakan, Gubernur berharap kader-kader GP Ansor di Kaltim mampu menjadi pemimpin masa depan yang dapat mengambil keputusan sesuai hati nurani rakyat. Karena, dalam menentukan keputusan, setiap pemimpin harus memikirkan apa yang akan terjadi di masa akan datang. 

 

Karena itu, Gubernur Awang Faroek Ishak sangat merespon apa yang dilakukan para pemuda di Kaltim, khususnya GP Ansor Kaltim. Diharapkan, program yang direncanakan GP Ansor dapat sejalan dengan pemerintah daerah. "Prinsipnya pemerintah terus mendukung apa yang menjadi program para pemuda. Asalkan untuk kepentingan orang banyak," jelasnya.

 

Diketahui, GP Ansor Kaltim berencana melaksanakan Ansor Bergerak, dipusatkan di Penajam Paser Utara (PPU) pada April 2018. Kegiatan meliputi pelatihan kepemimpinan nasional, diklat keprotokleran hingga menghadirkan da'i muda Indonesia. (jay/sul/humasprov)

Berita Terkait