Sinergi, Transformasi dan inovasi Pastikan Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Positif


SAMARINDA - Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2019 di Ruang Maratua Lt. 4 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltim Jalan Gajah Mada Samarinda, Senin (16/1/2019).

Menurut Hadi, banyak faktor ikut menentukan pertumbuhan ekonomi Kaltim semakin baik dan meningkar. Diantaranya, terbangun sinergi antara pemerintah, pengusaha, perbankan, akademisi dan aparat keamanan (TNI/Polri) serta masyarakat/pelaku UMKM.

"Atas nama pemerintah, saya apresiasi seluruh pihaknyang bersinergi dan bersama-sama menciptakan kondusifitas daerah. Itu sangat penting," kata Hadi.

Selain itu, Kaltim memiliki potensi sumber daya alam yang berlimpah. Maka, perlu dikelola seara tepat, efektif dan efesien dengan melakukan transfornasi ekonomi atau hilirisasi.

"Kita harus menciptakan dan membangun SDM berkualitas melalui generasi yang mampu berinovasi. Era digitalisasi harus bisa dimanfaatkan secera bijak untuk memacu pertumbuhan ekonomi daerah dengan memberikan pelayanan cepat dan mudah kepada investor," ungkap Hadi.

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Kaltim Tutuk SH Cahyono mengemukakan Kaltim masih bisa bangkit pertumbuhan ekonominya. Walaupun masih ditopang sektor tidak terbarukan (batubara) sebab harga terus turun.

"Industri dan hilirisasi harus dilakukan. Termasuk pengembangan sektor pariwisata. Tapi tuntaskan infrastruktur konektifitas. Kalau ini diseriusi maka secara perlahan Kaltim mulai melakukan transformasi ekonomi," ujar Tutuk.

Tampak hadir Kepala Kantor BI Kota Balikpapan Bimo Eviyanto, Kepala OJK Kaltim Dwi Ariyanto, Ketua MUI Kaltim KH Hamri Has, Ketua MUI Kota Samarinda KH Zaini Naim, Ketua Badan Wakaf Kaltim H Farid Wadjdy, pimpinan lembaga perbankan, para pengusaha dan pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltim.(yans/her/humasprovkaltim)

Berita Terkait