Sistem Distribusi Diperkuat untuk Daya Saing Daerah

Indagkop dan UMKM Kaltim Terus Dikembangkan

BALIKPAPAN-Rakor Penyusunan Program dan Kegiatan Industri, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten/Kota se-Kaltim yang berlangsung di Balikpapan selama dua hari (23-24/2) sangat penting dalam rangka pengembangan sektor industri, perdagangan, koperasi dan UMKM.

Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM Kaltim Ir H Ichwansyah MM mengatakan, pihaknya melalui rakor tersebut akan fokus pada enam pengembangan sektor Indagkop dan UMKM, yaitu pertama diarahkan pada penumbuhan wirausaha baru yang diselaraskan dengan Gerakan Kewirausahaan Nasional dengan rasio ideal 2 persen dari populasi jumlah penduduk Indonesia.

“Kedua fokus pada hilirisasi sektor Indagkop dan UMKM yang diarahkan pada diversifikasi produk olahan pasca panen hasil pertanian, perikanan dan kelautan dalam mewujudkan Visi Kaltim Maju 2018,” katanya.

Ketiga lanjutnya, adalah fasilitasi pemerintah melalui Jamkrida sebagai komitmen Pemprov Kaltim untuk mendukung program pengembangan koperasi dan UMKM. Keempat standarisasi produk unggulan daerah yang berdaya saing nenghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015.

Sementara itu fokus kelima dan keenam adalah menjaga stabilitas harga, kelancaran distribusi dan efesiensi perdagangan dan meningkatkan daya saing produk unggulan daerah bagi IKM dan UKM.

“Untuk meningkatkan daya saing produk daerah perlu tetap menguatkan sistem distribusi dalam daerah, sehingga akan terwujud adanya efesiensi sistem logistik daerah dan skala nasional. Jadi, peningkatan daya saing tidak saja dilihat dari sisi distribusi, tapi juga dari sisi kualitas produk IKM dan UKM,” jelas Ichwansyah.

Pada rakor terakhir yang berlangsung di ruang pertemuan RSUD Kanujoso Djatiwibowo kemarin,  dibahas pula beberapa bidang yang terkait langsung dengan perencanaan untuk program tahun anggaran 2016 yang akan datang. Panitia kemudian membagi tiga paparan dan pembahasan terkait bidang Industri dan UPTD Pusat Pengembangan Pendamping Usaha Kecil dan Menengah (P3UKM), paparan dan desk bidang Perdagangan, UPTD Metrologi dan UPTD Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB) dan bidang Koperasi dan UMKM.

Pembahasan berlangsung lancar dengan mendapat sambutan antusias dari para peserta yang datang dari seluruh kabupaten/kota se-Kaltim. Selanjutnya, hari ini para peserta melaksanakan kegiatan orientasi lapangan dengan lokus Kota dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, berlangsung hingga 28 Februari.  (ri/sul/hmsprov).

/////Foto: Suasana paparan dan desk Bidang Perdagangan, UPTD Metrologi dan UPTD BPSMB. (hadri/humasprov kaltim).

 

Berita Terkait