SKOI Pembeda Prestasi PON Kaltim

 

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak memberikan apresiasi  tinggi kepada atlet dan alumni Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) Kaltim yang kembali menunjukkan prestasi terbaik bagi kontingen Kaltim pada PON XIX di Jawa Barat, 17-29 September 2016 dengan koleksi 24 medali, terdiri dari 5 emas, 9 perak dan 10 perunggu. 

Menurut Gubernur, kehadiran atlet SKOI ini menjadi pembeda Kaltim dengan daerah lain. Kaltim memiliki atlet muda berbakat dan berprestasi yang dibangun sejak dini melalui SKOI Kaltim. Tetapi daerah lain masih membeli atlet, sedangkan Kaltim tidak.

“Karena itu, peringkat lima besar bisa kita pertahankan,” kata Awang Faroek Ishak di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (3/10).

Awang mengaku bangga, karena kebijakan Kaltim membangun SKOI tidak percuma, sehingga membuahkan hasil yang baik. Selanjutnya, struktur hingga program Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim khususnya SKOI semakin diperkuat. Mulai pelatih hingga tenaga pengajar serta pelatih harus ditingkatkan kualitasnya. Termasuk adanya pendampingan bapak angkat di sekolah tersebut, agar pengembangan pembangunan atlet muda di sekolah ini semakin baik.

Melalui  perangkat dan SDM yang berkualitas, Awang meyakini pada PON XX di Papua, Kaltim mampu meraih prestasi lebih baik lagi dari atlet-atlet muda berkualitas. Bahkan prestasi di tingkat internasional pun diyakini mampu diraih.

Keberhasilan ini meningkat dari  PON sebelumnya ketika di Riau yang hanya mengoleksi 10 medali, terdiri dari 5 emas, 1 perak dan 4 perunggu. Dari hasil tersebut, apa yang diharapkan pemerintah terwujud.

“Ke depan atlet pelajar yang dibina di SKOI mampu memberikan prestasi yang lebih baik dan lebih banyak lagi bagi daerah dan Negara. Kita harapkan prestasi ini terus dipertahankan bahkan ditingkatkan, sehingga tujuan dibangun sekolah ini untuk mencetak atlet muda berprestasi terus terwujud,” jelasnya.

Selain itu, terkait masalah bonus PON, Awang meyakinkan kepada seluruh atlet yang telah meraih prestasi agar tidak khawatir terhadap bonus yang dijanjikan pemerintah. “Yang jelas, Pemprov Kaltim akan menyambut kontingen Kaltim dalam waktu dekat melalui ramah tamah bersama jajaran Pemprov Kaltim bersama semua stakeholder. Terkait bonus kami pastikan dibayar pada 2017,” tegas Gubernur. (jay/sul/es/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation