Kalimantan Timur
SKPD Harus Bersinergi Bangun Perbatasan

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak  meminta seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemprov Kaltim  harus bersinergi dalam pelaksanaan  prioritas program pembangunan guna mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat di kawasan perbatasan.

“Semua SKPD harus bisa membuat program sesuai harapan dan mimpi masyarakat perbatasan. Sebaiknya pelaksanaan pembangunan itu dilakukan dengan sinergi yang baik," kata Awang Faroek Ishak.

Setiap SKPD harus membuat progam pembangunan untuk kawasan pebatasan sesuai lingkup bidang tugas masing-masing. Program terutama yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat.

Diantaranya pembangunan jalan penghubung antardesa untuk membuka keterisolasian wilayah. Demikian juga untuk pemenuhan kebutuhan sarana telekomunikasi yang diharapkan membuka keterisoliran akses jaringan telekomunikasi di kawasan tersebut.

"Oleh karena itu, aspirasi masayarakat kawasan perbatasan, termasuk masyarakat Kabupaten Mahakm Ulu (Mahulu)  harus ditindak lanjuti dengan baik," kata Awang.

Gubernur mengingatkan agar program penting segera dilaksanakan, sementara program yang tidak memungkinkan dilakukan tahun ini dapat dilanjutkan pada tahun berikutnya. Prinsipnya jajaran SKPD harus mampu memberikan yang terbaik dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat di beranda republik ini.

"Membangun kawasan perbatasan merupakan tanggung jawab semua pihak karena berkaitan dengan keutuhan NKRI. Itu sebabnya perlu sinergi seluruh stake holder   dalam  membangun kawasan perbatasan negara ini," tegas Awang.

Ditambahkan, pemprov sudah membangun jalan penghubung antar desa untuk membuka keterisoliran akses transportasi antardesa. Termasuk membangun perpanjangan landasan pacu (runway) Bandara Datah Dawai, Long Lunuk, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) untuk memudahkan akses hilir mudik orang dan barang menggunakan transportasi udara.

“Pemprov saat ini sedang membangun jalan menggunakan APBD Kaltim dari Kecamatan Long Bagun hingga Kecamatan Long Pahangai. Pemprov sudah melakukan upaya memecah keterisoliran telekomunikasi juga sudah membangun menara telekomunikasi di perbatasan, termasuk di Kabupaten Mahulu,"paparnya. (mar/sul/es/hmsprov)

Berita Terkait