Slogan dan Tekad Bersama Menciptakan Pemerintahan Bersih

 “Kinerja, Yes. Prestasi, Yes. Korupsi Korupsi, No”

SAMARINDA – Dalam upaya meningkatkan kinerja yang baik sekaligus menghindarkan terjadinya pelanggaran bahkan penyimpangan dalam pengelolaan kegiatan, Pemerintah Provinsi Kaltim beserta seluruh jajaran telah membuat slogan dan tekad bersama, yakni “Korupsi, No”.

Walaupun masih sebatas slogan namun telah menjadi tekad bersama untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Diantaranya, harus dihindarkan terjadinya masalah-masalah yang mengarah pada penyimpangan dalam pelaksanaan kegiatan pemerintahan.

“Slogan yang telah kita buat itu hendaknya menjadi pemacu sekaligus pemicu semua agar dalam melakukan setiap kegiatan tanpa pelanggaran ataupun penyimpangan yang mengarah pada tindak atau perbuatan korupsi,” kata Asisten Pembangunan Setdaprov Kaltim HM Sa’bani dalam arahannya apel pagi di Halaman Kantor Gubernur Kaltim, Senin (28/4).

Komitmen atau tekad yang ditampilkan dalam bentuk slogan dan dibuat di setiap SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) lingkup Pemprov Kaltim guna mengingatkan agar setiap aparatur mawasa diri terkait slogan tersebut.

Walaupun, sesungguhnya tekad untuk menciptakan tata kelola pemerintahan khusunya terkait pengelolaan keuangan harus lebih baik dan transparan serta tidak terjadi penyimpangan yang mengarah pada tidak korupsi sudah dimiliki setiap diri aparatur.

Namun slogan dan tekad itu hendaknya tidak mempengaruhi kinerja aparatur dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi secara optimal. Sebaliknya, lebih memudahkan dalam menjalankan kewajibannya secara bertanggungjawab.

“Slogan dan komitmen itu hendaknya tidak mengurangi kinerja jajaran. Sebaliknya, mampu memacu kita semua untuk lebih menciptakan pemerintahan yang bersih dalam pengelolaan kegiatan terkait pengelolaan keuangan pemerintah,” jelasnya.

Selain itu, slogan dan atauran yang terkait penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan berwibawa walaupun aturan yang dibuat manusia,  namun teap berlandaskan pada tekad dan keyakinan akan aturan agama dan takut kepada Tuhan, Allah SWT.

“Kita tidak perlu ketakutan atas aturan yang kita buat tetapi lebih mendasar keyakinan dan ketakutan terhadap Tuhan yang menciptakan dan membuat aturan agar kita tidak melakukan perbuatan penyimpangan keuangan atau korupsi,” ungkapnya.

Sehingga, takut akan Tuhan dan aturan yang ditentukan mampu membatasi dan mengarahkan seseorang khususnya setiap diri aparatur untuk melakukan hal-hal yang lebih baik dan tidak melakukan menyimpangan yang mengarah pada tindak korupsi.

Dalam upaya meningkatkan kinerja aparatur di lingkup Pemprov Kaltim sekaligus memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, maka telah dibuat slogan “Kinerja, Yes. Prestasi, Yes. Korupsi, No”.(yans/sul/es/hmsprov).

 

Berita Terkait
Government Public Relation