Sosialisasi Netralitas ASN di Tenggarong, Meiliana Ingatkan Korpri Jangan Sampai Terkotak-Kotak

Sekprov Kaltim Dr Hj Meiliana Sosialisasi Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) (yayan/humasprovkaltim)

TENGGARONG - Ketua Dewan Pengurus Korps Pegawai Negeri (DP Korpri) Kaltim Dr Hj Meiliana intensif Sosialisasi Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pemilu Presiden/Wakil Presiden (Pilpres) dan Pemilu Legislatif (Pileg) 2019. Kegiatan yang dihadiri Ketua DP Korpri Kabupaten Kutai Kartanegara Drs H Sunggono digelar di Pendopo Odah Etam, Kamis (11/4/2019).

Hadir mendapingi jajaran DP Korpri Kaltim Sekretaris HM Agus Hari Kesuma dan Bendahara Fadli serta beberapa pengurus Korpri Kaltim.

Menurut Meiliana, netralitas wajib bagi ASN sebagai bentuk tidak memihak salah satu pasangan calon khususnya presiden dan wakil presiden. "Kalau ASN tidak netral karena saling memihak salah satu paslon. Akibatnya, lingkungan kerja tidak nyaman dan bisa terkotak-kotak.Ini tidak boleh terjadi," kata Meiliana.

Selayaknya, ASN harus mengabdikan dirinya bagi bangsa dan masyarakat. Selain, tercipta pemerintahan yang bersih. Juga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. "ASN harus netral. Tapi bukan berarti Golput. Gunakan hak suaranya untuk memilih pemimpin dan wakil kita di lembaga legislatif," ungkap Meiliana.

Sementara Ketua DP Korpri Kabupaten Kutai Kartanegara Drs H Sunggono menyebutkan Korpri Kukar beranggotakan 14.402 orang yang tersebar di 18 kecamatan dan 193 desa serta 44 kelurahan. "Jujur kami sampaikan penyelenggara Pemilu seperti petugas KPPS dan PPK di setiap kecamatan 70 persen dari ASN. Jadi pada dasarnya kami tetap netral dan siap menyukseskan Pemilu Serentak April ini," ujar Sunggono.

Kegiatan diikuti 150 peserta dihadiri Sekretaris DP Korpri Kabupaten Kutai Kartanegara H Sofiar serta Ketua Unit dan anggota/pengurus Korpri OPD lingkup Pemkab Kutai Kartanegara. (yans/her/humasprovkaltim)

Berita Terkait