Sosialisasi Proklim Upaya Menurunkan Emisi Karbon

Sosialisasi Program Kampung Iklim (Proklim) (yuvita/humasprovkaltim)

TENGGARONG - Untuk meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim, sosialisasi Program Kampung Iklim (Proklim) terus digelar di berbagai daerah. Kali ini, sosialisasi diselenggarakan di Ruang Batara Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (26/9/2019). Kegiatan digelar 25 hingga 27 September 2019. Acara dihadiri 34 peserta, terdiri 24 peserta berasal dari desa-desa di Kukar dan sepuluh dari perangkat daerah terkait.

Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim Surono. Surono menyarankan untuk menjaga kelestarian hutan dan lebih bijak dalam memanfaatkannya. Sebab, hutan terutama tumbuhan memiliki fungsi yang sangat penting bagi dunia khususnya desa-desa sekitar. "Tumbuhan itu menghirup karbondioksida dan menghasilkan oksigen. Kalau karbondioksida banyak dan oksigen sedikit, tentu dunia ini akan gerah. Dalam lingkup yang besar, akhirnya menimbulkan pemanasan global atau global warming akibat dari efek gas rumah kaca," terang Surono ketika memberikan arahan. 

Surono melanjutkan, penebangan pohon boleh saja asal dilakukan dengan bijak dan pemanfaatannya harus secara berkelanjutan. Misalnya tebang pilih, tidak dibabat habis atau setelah ditebang harus ditanam kembali. "Sosialisasi ini merupakan salah satu upaya untuk mengurangi gas rumah kaca. Ada target dalam RPJMD dan visi Kaltim yaitu menurunkan emisi karbon dari 1.500 juta ton karbondioksida menjadi 1.000 juta ton," tutur Surono. Tiga narasumber dalam sosialisasi, dari DPMPD Kaltim Muriyanto , DDPI Kaltim Reonaldus dan DPMPD Kutai Kartanegara Dwi Indah Susanti.(yuv/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait