Kalimantan Timur
Sosialisasikan Program Sembako


SAMARINDA - Sekprov Kaltim HM Sa'bani secara resmi membuka Sosialisasi dan Evaluasi Program Sembako yang digelar Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Prov Kaltim, di Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Jumat (04/12) malam. 

 

Sa'bani mengungkapkan Program Sembako merupakan pengembangan dari Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang semula sebesar Rp110.000 menjadi Rp 150.000 dari bulan Januari-Februari. Dan ditambah lagi menjadi Rp200.000 dari bulan Maret-Desember 2020. 

 

"Sebagai program yang diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari kelompok masyarakat berpenghasilan rendah, keluarga miskin dan rentan, untuk mengurangi beban pengeluaran, dan memastikan sebagian kebutuhan dasar masyarakat miskin terpenuhi, untuk itu program harus tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tepat harga, tepat kwalitas dan tepat administrasi," ungkap Sa'bani

 

Sa'bani berharap program sembako memberikan kontribusi pada penurunan persentase penduduk miskin dan ketimpangan pengeluaran penduduk di Indonesia, termasuk di Kaltim. Untuk itu, lanjut dia, seluruh pemangku kepentingan dalam program sembako harus terus saling bersinergi antara masing-masing tim koordinasi baik provinsi sampai kabupaten/kota.

 

"Agar program ini dapat berjalan dan terlaksana dengan baik, semua kendala yang dihadapi di lapangan hendaknya dapat diselesaikan dengan baik untuk semua pihak yang terlibat didalamnya. Semoga sosialisasi dan evaluasi ini dapat menyatukan persepsi para pengambil keputusan di kabupaten/kota, dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi," harapnya. 

 

Hadir Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Bimo Epyanto, Kepala Dinas Sosial Kaltim Agus Hari Kesuma, Plt Kepala Biro Kesra Elto, Kepala Dinas Sosial Kota Balikpapan Purnomo, serta perwakilan dari kabupaten/kota se Kaltim. (her/ri/humasprovkaltim).

Berita Terkait