SP2BKS Online Disbun Menuju Top 99

Ujang Rachmat

SAMARINDA - Pelayanan Surat Persetujuan Penyaluran Benih Kelapa Sawit (SP2BKS) secara online milik Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim berhasil lolos seleksi babak pertama dalam kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (SINOVIK) Tahun 2018. Kegiatan berskala nasional ini digelar Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (PAN-RB). “Saat ini penilaian tahap kedua sedang dalam proses untuk masuk ke babak TOP 99,” kata Kepala Disbun Kaltim Ujang Rachmad.

Disebutkannya, proposal program inovatif yang masuk ke Kementerian PAN-RB tahun ini mencapai 2.800 proposal. Sedangkan Disbun Kaltim mengirimkan satu program yakni SP2BKS online pada pertengahan Maret lalu dan ternyata berhasil lolos dalam seleksi tahap pertama atau Desk Evalution.

“Kita masih menunggu hasil selanjutnya. Semua proposal program inovasi layanan publik yang lolos tahap pertama akan disaring lagi menjadi 99 proposal terbaik atau Top 99,” ujarnya.

Menurut dia, kegiatan ini merupakan pertama kali keterlibatan Disbun mengikuti program inovasi layanan publik namun bukan semata-mata untuk mendapatkan penghargaan. Tetapi lanjutnya,  didasari atas tujuan ingin memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat khususnya pada sektor perkebunan.

Dijelaskannya, selama ini Disbun telah mengembangkan program pelayanan SP2BKS secara online sebagai inovasi. Jika dibandingkan SP2BKS secara manual selama ini ujarnya, prosesnya memerlukan waktu relatif lama sehingga terkesan lambat bagi perusahaan maupun pekebun sawit.  “Pelayanan online selain pengajuan persetujuan benih cepat, mudah dan transparan juga terbangun sistem e-Goverment yang bersih, profesional, efektif dan efesien,” ungkapnya. (yans/sul/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation