Kalimantan Timur
Sparkling Jangan Jadi Pajangan


SAMARINDA - Sekprov Kaltim HM Sa'bani resmi soft launching program aplikasi sistem pelayanan elektronik perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup (Sparkling) yang digagas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltim EA Rafiddin Rizal.

 

 

Soft launching dilakukan secara daring diikuti seluruh Kepala DLH Kabupaten dan Kota se Kaltim secara virtual zoom cloud, Kamis (1/10).

 

 

Aplikasi ini hendaknya jangan hanya menjadi pajangan saja. Artinya, mampu dimanfaatkan siapa saja dalam mendukung program perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Benua Etam.

 

 

"Makanya aplikasi seperti ini dapat dimanfaatkan masyarakat bukan hanya jadi pajangan setelah difungsikan. Yang jelas, secara pribadi saya apresiasi gagasan ini," kata Sa'bani.

 

 

Menurut Sa'bani, tujuan sistem ini untuk memudahkan siapa saja melakukan permohonan atau konsultasi tentang pelayanan. Misal, memberikan komplain maupun saran. Karena tujuannya untuk pelayanan kepada masyarakat.

 

 

Karena itu, aplikasi ini harus ada tata cara atau prosedur yang memudahkan masyarakat untuk mengajukan permohonan atau apa saja berkaitan perlindungan maupun pengelolaan lingkungan hidup.

 

 

Aplikasi ini diharapkan pada saatnya dapat berjalan dengan baik dan profesional. Bersesuaian dengan visi dan misi Gubernur dan Wagub Berani untuk Kaltim Berdaulat.

 

 

Artinya aplikasi ini mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

"Jadi, tidak perlu harus ke kantor, melalui aplikasi ini masyarakat sudah bisa mengetahui atau mendapatkan apa yang diinginkan, terutama dalam bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup," jelasnya. (jay/ri/adv).

Berita Terkait