Stan Pamer Perbatasan Kaltim Juara I

Stan Pamer Perbatasan Kaltim Juara I

 

JAKARTA – Provinsi Kaltim melalui Badan Pengelolaan Kawasan Perbatasan Pedalaman dan Daerah Tertinggal (BP-KP2DT) Kaltim menorehkan prestasi keluar sebagai juara I pada Pameran Terpadu Pengelolaan Perbatasan Negara Tahun 2014 yang berlangsung di Grand Ballroom Sasana Kriya Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Selasa-Rabu (23-24/9).

Pameran ini diikuti oleh 46 peserta yang terdiri dari 9 peserta dari Kementerian dan Lembaga Pemerintah Non Kementerian (termasuk di dalamnya Kementerian Pertanian), 7 peserta dari Pemerintah Provinsi, 27 peserta dari Pemerintah Kabupaten, dan sisanya 3 peserta yang berasal dari mitra kerja strategis BNPP. Keluar sebagai juara II dan III masing-masing ditempati Bengkalis dan Kalimantan Utara.

Pameran ditujukan dalam rangka untuk mensosialisasikan kebijakan maupun program strategis di daerah perbatasan. Selain itu, pameran yang juga dibuka oleh Ketua Tim Penggerak PKK Pusat Ny Vita Gamawan Fauzi itu merupakan ajang publikasi berbagai potensi dan peluang usaha yang dimiliki oleh daerah-daerah perbatasan.

Sekretaris BNPP Triyono Budi Sasongko pada penutupan acara mengungkapkan, Panitia melakukan penilaian menyangkut tiga aspek yaitu bangunan fisik stan, variasi materi dan informasi yang dipamerkan, serta kemampuan petugas stan dalam mengkomunikasikan materi dan informasi kepada pada pengunjung.

Kepala BPKP2DT Frederik BID mengatakan, Kaltim menampilkan informasi mengenai berbagai potensi unggulan dan peluang usaha yang ada di kawasan perbatasan Kaltim. Termasuk pula informasi tentang pembangunan tiga Bandara Perbatasan, yaitu Bandara Yuvai Semaring Long Bawan di Nunukan, Bandara Long Apung di Malinau dan Bandara Data Dawai di Kabupaten Mahakam Ulu.

Ketiga bandara tersebut dibangun Pemprov Kaltim atas dukungan TNI AD melalui Operasi Bhakti Kartika Jaya dengan tujuan pemberdayaan wilayah pertahanan di darat, sejak 2012 lalu. Tiga bandara itu, telah diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersamaan dengan peresmian dan groundbreaking proyek-proyek Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMSS), Balikpapan, 15 September lalu.

Selain itu juga dipamerkan gambaran tentang Helikopter Bell 412EP yang merupakan hibah Pemprov Kaltim kepada Kementerian Pertahanan RI pada tahun 2013 lalu. Helikopter canggih tersebut kemudian dimanfaatkan oleh jajaran Kodam VI/Mulawarman, khususnya dalam mendukung pengamanan wilayah perbatasan.

Sekretaris Utama BNPP Triyono Budi Sasongko mengatakan pameran tersebut dapat menjadi momentum dalam mewujudkan kawasan perbatasan negara yang terintegrasi. “Kami juga ingin memastikan masyarakat di perbatasan tidak terisolasi dan terbelakang. Melalui kegiatan semacam ini diharapkan potensi kawasan perbatasan akan semakin dikenal, sehingga dapat meningkatkan tingkat investasi ke perbatasan,” katanya. (ri/hmsprov)

 

//Foto: BANGUN PERBATASAN. Kepala BP-KP2DT Kaltim Frederik Bid (berdiri ketiga dari kiri). Tampak pula Sekretaris BNPP Triyono Budi Sasongko (keempat dari kiri) dan Ketua Tim Penggerak PKK Pusat Ny Vita Gamawan Fauzi (baju hijau daun) bersama petugas jaga stan perbatasan Kaltim. (hadri/humasprov kaltim).

 

Berita Terkait