STIESAM Harus Berkarya Untuk Pembangunan Kaltim

Wisuda STIESAM ke 18 2014

SAMARINDA-Lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Samarinda (STIESAM) diharapkan mampu berkarya dan berpartisipasi di masyarakat, begitu juga mendukung program pembangunan yang dilaksanakan Pemprov Kaltim saat ini.

Hal ini disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Polhukam Sofyan Helmi saat memberi arahan di hadapan peserta wisuda STIESAM ke-18 2014 di Samarinda, Sabtu (8/11). Menurut dia, para wisudawan telah berhasil membuktikan kemampuan yang dimiliki, sehingga berhasil lulus menjadi sarjana di Kampus STIESAM.

“Buah dari kerja keras, kemauan belajar dan disiplin yang telah dilakukan, sehingga para wisudawan berhasil mencapai cita-cita seperti yang diidam-idamkan selama ini. Meski demikian, tantangan baru sudah menunggu. Sebab, para wisudawan akan sangat dituntut kemampuannya untuk dapat berkarya dan berpartisipasi di dalam masyarakat dan di setiap gerak langkah pembangunan seperti yang sedang giat-giatnya dilaksanakan Pemprov Kaltim saat ini,” kata Sofyan Helmi.

Menurut dia, Pemprov Kaltim terus berupaya melakukan pembangunan di daerah, sesuai dengan misi yang dijalankan, yaitu mewujudkan kualitas sumber daya manusia Kaltim yang mandiri dan berdaya saing tinggi. Mewujudkan daya saing ekonomi yang berkerakyatan berbasis SDA dan energi terbarukan. Mewujudkan infrastruktur dasar yang berkualitas bagi masyarakat secara merata. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik dan mewujudkan kualitas lingkungan yang baik dan sehat serta berperspektif perubahan iklim.

Untuk mewujudkan prioritas pembangunan tersebut tentunya tidak mudah dikarenakan berbagai kendala dan masalah. Karena itu, diharapkan agar pembangunan di Kaltim juga harus dapat disambut dan disikapi oleh para alumnus STIESAM. 

”Peran lulusan STIESAM akan selalu ditunggu, karena permasalahan pembangunan bukan semata tanggung jawab pemerintah, tapi juga semua komponen masyarakat dan kalangan akademisi,” jelasnya.

Ketua Yayasan Al Khairiyah Nusyirwan Ismail mengatakan para wisudawan hendaknya terus mengobarkan semangat berkarya, berinovasi, menciptakan sesuatu yang baru dengan dukungan pengetahuan dan keterampilan untuk menjawab tantangan yang ada di lapangan pekerjaan dan keperluan masyarakat dewasa ini.

Hal ini ditekankan Nusyirwan, mengingat tenaga sarjana ekonomi di masa akan datang masih sangat diperlukan, namun persaingannya akan semakin ketat dan selektif.  Sehubungan dengan itu, pemerintah sangat menghargai, jika sekiranya para wisudawan juga dapat mengembangkan potensi diri ke arah kemandirian.

”Diharapkan lulusan dapat terserap di lapangan pekerjaan, selepas dari sekolah tinggi ini. Tetapi juga dapat menjadi pemimpin dan membuka peluang usaha baru,” jelasnya.

Ketua STIESAM H Syahril mengatakan, tahun ini STIESAM meluluskan mahasiswa sebanyak 37 orang. Diharapkan para wisudawan tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan yang diperoleh semasa kuliah, tapi juga harus membekali diri mereka dengan keterampilan dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang perkembangannya sangat cepat.

”Bila tidak, maka bisa dipastikan, para wisudawan akan tersisih, kalah bersaing, bahkan tidak mampu berbuat di tengah kemajuan dunia yang kian mengglobal sekarang ini. Satu diantaranya yang perlu mendapat perhatian adalah berlakunya Komunitas Ekonomi ASEAN 2015,” sebut Syahril. (jay/sul/hmsprov)

// Foto: Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Polhukam Sofyan Helmi (bersalaman) pada wisuda STIESAM ke-18 2014. (jaya/humasprov kaltim).

 

Berita Terkait
Government Public Relation