Stok Sembako Aman Sampai Akhir Tahun

Fuad Asaddin

SAMARINDA - Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Kaltim Ir Fuad Asaddin mengatakan berdasarkan pantauan Disperindagkop pada pasar-pasar besar di Kaltim untuk kebutuhan stok sembako masih aman sampai akhir 2018. Begitu juga dengan perkembangan harga, baik harga beras, gula, minyak goreng maupun kebutuhan lainnya. 

"Stok dan harga sembako di Kaltim masih aman sampai akhir tahun ini. Walaupun terjadi pengiriman kebutuhan sembako untuk membantu korban bencana alam  gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) yang terjadi pada akhir September lalu," kata Fuad Asaddin, Jumat (19/10). 

Hanya saja yang menjadi perhatian kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat yang melemah sehingga berpengaruh terhadap produk  lokal yang memanfaatkan bahan baku impor. "Untuk komoditi yang sangat berdampak adalah harga daging ayam. Harganya kadang naik, kadang turun. Walaupun demikian kenaikannya tidak terlalu signifikan," ujarnya. 

Sementara untuk mengetahui apakah ada pengaruh kenaikan harga kebutuhan pokok  terhadap  adanya pengungsi  korban bencana alam dari Sulteng, khususnya di Balikpapan menurut Fuad Asaddin juga tidak terlalu berpengaruh termasuk juga dengan ketersediaan baham pokok. "Rata-rata ketersesiaan masih cukup untuk 2 sampai 3 bulan ke depan," ungkap Fuad.

Beras Bulog stoknya sebanyak 28.590 ton, beras non Bulog 78.778 ton, gula pasir 32.738 ton, minyak goreng 9.336 ton, tepung terigu 8.424 ton, jagung pipilan, 4.600 ton, kacang kedelai 2.490 ton, garam beryodium 1.922 ton, telur ayam 4.901 ton, daging sapi 4.589 ton dan daging ayam 14.514 ton. (mar/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait