Sumbar Berguru ke Kaltim Pemanfaatan Aset Eks PON

Sumbar Berguru ke Kaltim Pemanfaatan Aset Eks PON

 

SAMARINDA-Sukses Kaltim menggelar sejumlah even olahraga tingkat nasional, salah satunya pelaksanaan PON XVII 2008 menarik banyak daerah untuk belajar. Termasuk pemanfaatan asset eks PON.  Kunjungan terbaru dilakukan Pemprov Sumatera Barat (Sumbar). 

Kunjungan tamu dari Sumbar tersebut diterima Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Polhukam, Sofyan Helmi. Sofyan mengatakan kunjungan tersebut dimaksud untuk mengetahui bagaimana cara pengadaan pembangunan dan pemanfaatan asset PON Kaltim.

“Banyak hal yang kami sampaikan, salah satunya adalah Pemprov Kaltim sangat mendukung seluruh Pengurus Provinsi (Pengprov) Cabor untuk memanfaatkan asset eks PON. Bahkan, untuk membangun sarana dan prasarana tersebut Pemprov Kaltim bersama DPRD Kaltim saling mendukung, termasuk perusahaan yang ada di daerah ini juga turut membantu, sehingga pembangunan berjalan baik,” kata Sofyan Helmi, Jumat (19/12).

Untuk administrasi pengadaan pembangunan tersebut Pemprov Kaltim melakukannya dengan penuh kehati-hatian sehingga penyelenggaraan pembangunan tersebut sesuai target. Pembangunan dilakukan pihak ketiga

Selain itu, semua unsur di pemerintahan, selain DPRD, instansi vertikal juga berperan mendukung sukses pembangunan aset-aset PON. Dukungan pemerintah pusat juga sangat berperan sehingga pembangunan sarana dan prasarana terbangun tepat waktu.

“Jadi, kami bersyukur Pemprov Sumbar mau berkunjung ke Kaltim. Semoga Sumbar yang rencana juga akan menjadi penyelengara PON XXI tahun 2024 dapat melaksanakan even empat tahunan itu dengan baik,” harapnya.

Kepala Biro Pengelolaan Aset Pemprov Sumbar Novrial mengatakan tujuan kunjungan untuk mengetahui informasi tentang bagaimana cara pemakaian dan penyiapan anggaran, administrasi dan hal-hal yang harus disiapkan pada pelaksanaan PON.

“Kita hendak belajar  asset untuk sarana olahraga khususnya dalam rangka persiapan Sumbar menjadi  tuan rumah PON 2024. Karena itu, kami mau belajar dari Kaltim tentang pengelolaan asset dan pemanfaatan pasca penggunaannya,” ungkap Novrial.

Dia juga menjelaskan bahwa Kaltim menjadi salah satu rujukan untuk pembelajaran bagi Sumbar. “Di sini kami belajar bagaimana cara kerja sama dengan sponsor, terutama berbagi cerita dari cara pengadaan anggaran. Karena, tentu kami mengharapkan pelaksanaan PON mendatang berjalan lancar. Karena itu, informasi ini menjadi catatan yang sangat baik bagi kami,” jelasnya.

Kadispora Kaltim Fachruddin Jafrie juga nampak hadir dalam pertemuan tersebut. (jay/sul/hmsprov)

//Foto: DIMANFAATKAN. Stadion Utama Kaltim di Palaran. Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak meminta kepada semua pihak dapat memanfaatkan peninggalan PON XVII-2008 itu dengan baik dalam rangka meningkatkan prestasi olahraga di daerah ini. (dok/humasprov kaltim).

 

Berita Terkait