Tagana Selalu Siaga untuk Penanganan Bencana

SAMARINDA - Kaltim saat ini memiliki 844 anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang tersebar di sembilan kabupaten dan kota.  Tagana adalah relawan yang selalu siap bergerak untuk melakukan reaksi cepat bila terjadi bencana maupun membantu proses pemulihan pasca bencana.   
"Anggota Tagana selalu siap bergerak cepat saat terjadi musibah. Salah satunya membantu korban kebakaran dengan membangun posko pengungsian atau dapur umum," kata Kepala Dinas Sosial Kaltim H Bere Ali yang juga menjabat Asisten III Setprov Kaltim di sela-sela kunjungannya meninjau para korban kebakaran di Balikpapan, Minggu (16/7).   
Sembilan daerah yang  dimaksud  meliputi, Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara,  Penajam Paser Utara, Paser, Bontang, Kutai Timur, Kutai Barat dan Bulungan.
Bere menjelaskan, Tagana memiliki lima tugas pokok fungsi antara lain  sebagai satuan tugas (Satgas) Posko penangangulangan bencana, Satgas logistik bantuan sosial, rescue, tim reaksi cepat dalam penanggulangan bencana dan pemulihan trauma bagi korban bencana alam atau bencana sosial.
Disebutkan  saat ini masing-masing koordinator terus bersiaga  di Posko Tagana yang berkantor di Dinas Sosial Provinsi Kaltim dengan total anggota 17 orang. Dengan  empat orang yang disiagakan di sekretariat terdiri dua orang koordinator logistik dan dua orang di posko dengan jam kerja mulai pagi hingga sore. Sehingga jika terjadi kebakaran atau banjir, anggota Tagana siap ke lapangan.  
Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim H Wahyu Widhi Heranata mengatakan, BPBD dengan Tagana terus bersinergi membantu para korban bencana.  
"Kami saling sinergi dan mengisi untuk membantu para korban bencana, dengan satu tujuan membantu antar sesama tanpa pamrih," tegas Widhi. (sar/hmsprov).

////Foto : Bere Ali

Berita Terkait
Government Public Relation