Tahun Baru Imlek 2568, Mari Tingkatkan Toleransi Beragama


 

SAMARINDA - Mewujudkan kondusivitas daerah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi semua pihak. Tak terkecuali warga Tionghoa dan Konghucu di Kaltim. Daerah yang kondusif akan membantu roda pemerintahan dan pembangunan berjalan semakin baik.

Untuk mewujudkan itu, Pemprov Kaltim mengajak agar seluruh warga Tionghoa meningkatkan toleransi beragama. Melalui toleransi yang baik, maka warga Tionghoa turut mendukung terciptanya kedamaian dan kesejahteraan daerah.

“Karena itu, melalui perayaan tahun baru Imlek 2568, Saya mengajak seluruh masyarakat Tionghoa bersama-sama meningkatkan toleransi beragama. Dengan toleransi, diharapkan apa yang dilaksanakan seluruh warga Kaltim khususnya Tionghoa mendapat berkah,” kata Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak ketika menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek 2568 di Gedung Yayasan Yong Jing HK Samarinda, Rabu (1/2).

Awang mengatakan, dengan toleransi diharapkan persatuan dan kesatuan di Bumi Etam Kaltim semakin baik. Menurut Awang, toleransi diperlukan agar tidak ada perselisihan dan konflik antara pemeluk agama yang satu dengan yang lain.

Dengan toleransi yang baik, diharapkan kebersamaan masyarakat umat beragama semakin baik. Karena, dengan toleransi, masyarakat selalu hormat menghormati, sehingga kehidupan di daerah ini semakin tenang.

“Saya yakin, dengan toleransi yang baik, masyarakat merasa aman, damai, tenang dan sejahtera. Dengan begitu, rezeki pun akan selalu ada,” jelasnya.

Selain itu, Gubernur Awang Faroek Ishak juga mengajak seluruh warga Tionghoa dan Konghucu untuk menaati dan menjalankan semangat 4 pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, Kebhinekaan Tunggal Ika, NKRI dan Undang Undang Dasar 1945.

“Dengan mengamalkan 4 pilar ini diharapkan dapat meningkatkan kebersamaan dan keberagaman warga Kaltim khususnya Tionghoa dan Konghucu. Melalui pengamalan 4 pilar tersebut, diharapkan penyelenggaraan pembangunan dan pemerintahan di daerah ini semakin baik di masa akan datang,” jelasnya. (jay/sul/es/humasprov)  

Berita Terkait