Tahun Ini Dishut Fokus Kegiatan Perhutanan Sosial


 

SAMARINDA - Kepala Dinas Kehutanan Kaltim Ir H Wahyu Widhi Heranata mengatakan tahun ini pihaknya akan lebih fokus dalam kegiatan perhutanan sosial yang diantaranya akan menjabarkan Green  Growth  Compact (GGC) yang telah dicanangkan Gubernur Kaltim  Dr H Awang Faroek Ishak bersama Menteri Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, tahun lalu di Jakarta.

"Jadi kami akan fokus   pada perhutanan sosial, dimana nantinya masyarakat  baik yang ada di dalam maupun di sekitar hutan bisa benar-benar merasakan manfaat hutan, " kata  Wahyu Widhi Heranata, Senin (16/1).

Dikatakan kegiatan perhutanan sosial akan terus dikembangkan, baik dalam bentuk hutan desa, hutan kemasyarakatan maupun hutan tanaman rakyat dan Gubernur sudah memerintahkan kepada Dinas Kehutanan untuk segera melakukan percepatan pembentukan perhutanan sosial di wilayah  Kaltim.   

"Di Kaltim khususnya di kabupaten dan kota sudah dibentuk perhutanan sosial, contoh di Kabupaten Kutai Timur, dimana beberapa perusahaan telah membentuk perhutanan sosial, diantaranya di Desa Batu Lepok. Di Kabupaten Berau juga telah dibentuk di Desa Merabu. Mereka sudah menjaga ekosistim alam dengan baik," ujarnya.

Wahyu Widhi  menambahkan guna mendukung kegiatan tersebut Dinas Kehutanan Kaltim telah melakukan berbagai kegiatan penghijauan, termasuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat dalam menggalakan perhutanan sosial yang selama ini  tidak terlalu dilirik.

Dan  apa  yang  dilakukan  tersebut merupakan kegiatan  untuk mengajak  masyarakat sekitar hutan agar bisa menikmati dan merasakan langsung  pembangunan. Contohnya selama ini ada jarak antara masyarakat dengan pihak perusahaan, sehingga dengan adanya perhutanan sosial masyarakat  di sekitar  hutan bisa diberdayakan. 

"Masyarakat sekitar hutan kita ikutsertakan dengan bentuk empat pola yaitu hutan kemasyarakatan, hutan tanaman rakyat, hutan desa dan pola hutan kemitraan. Pola-pola itulah menjadi dasar pemerintah  untuk mengajak masyarakat dan pihak perusahaan untuk bersama-sama membangun kemitraan, sehingga masyarakat sekitar bisa hidup sejahtera," paparnya. (mar/sul/es/humasprov) 

Berita Terkait