Tahun Ini Kaltim dan Kaltara Tidak Digabung

Penghitungan peningkatan jumlah kunjungann wisatawan

SAMARINDA - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata  Kaltim HM Aswin mengatakan, tahun 2015 ini, merupakan tahun awal Kaltim tanpa Kalimantan Utara (Kabupaten Bulungan, Tarakan, Malinau, Nunukan dan Kabupaten Tana Tidung) dalam penghitungan jumlah kunjungan wisatawan.  

"Kita akan menghitung awal tahun ini perkembangan kunjungan wisatawan baik wisatawan luar negeri maupun  wisatawan dalam negeri yang masuk ke daerah Kaltim, dimana data dasar sudah dimiliki dengan bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik Kaltim," kata Aswin usai melantik Badan Promosi Pariwisata  Daerah (BPPD) Kaltim, di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Pemprov Kaltim (29/1) lalu. 

Ketika ditanya bagaimana kunjungan wisatawan ke Kaltim tahun 2014, Aswin menjelakan, melihat perkembangan jumlah kunjungan wisatawan ke Kaltim memang ada peningkatan antara 10 sampai 15 persen. Sedangkan perkembangan perhotelan sangat pesat, karena tingkat hunian kamar diatas 55 persen. 

"Ada peningkatan  antara 10 sampai 15 persen," kata Aswin.

Aswin menambahkan dengan dilantiknya pengurus Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD)  Kaltim sangat diharapkan dapat membantu meningkatkan citra kepariwisataan, serta meningkatkan promosi kunjungan wisatawan mancanegera  maupun lokal.

"Kedudukan dan peran BPPD Kaltim sangat penting, apalagi sektor kebudayaan dan pariwisata di Kaltim akan terus dikembangkan, karena Kaltim memiliki banyak potensi seperti peningggalan sejarah, keanekaragaman adat istiadat dan budaya masyarakat," katanya.

Menurut Aswin, pada Januari ini hunian hotel  nampak agak menurun, karena  pengaruh dari kebijakan pemerintah pusat yang tidak memperbolehkan kegiatan di hotel. Kegiatan pemerintah pun masih jarang dilakukan pada Januari dan Februari.

"Yang tidak boleh dilaksanakan di hotel itu kegiatan rapatnya, tetapi perjalanan dinas itu tetap tidur di hotel. Jadi para pemilik hotel tidak perlu khawatir, karena hotel pasti terisi," kata Aswin.  (mar/sul/hmsprov)

Berita Terkait
Government Public Relation