Taman Ismail Marzuki Bakal Ada di GOR Palaran

Gubernur Awang Faroek memimpin rapat penyerahan penggunaan aset GOR Palaran untuk kegiatan seni budaya yang akan dikelola DKD Kaltim. (YUVITA/HUMASPROV)

 

SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kaltim akan memberikan tempat yang refresentatif sebagai gedung sekretariat maupun kegiatan kesenian kepada Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kaltim. Hal itu ditegaskan Gubernur Awang Faroek Ishak saat memimpin rapat di Ruang Rapat Gubernur Kaltim, Senin (19/3).  Bahkan dia memastikan untuk menyerahkan pengelolaan Gelanggang Olahraga (GOR) Besar II (Gedung Serbaguna) Stadion Utama Palaran Samarinda kepada Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kaltim. "Penyerahan GOR akan ditandai dengan peresmian pada 28 April nanti. Soalnya kita tidak mungkin membangun gedung baru dengan kondisi keuangan daerah yang sulit sekarang ini," katanya.

 

Selain itu, diserahkannya GOR Palaran untuk kegiatan DKD agar tidak ada aset (bangunan) yang "mangkrak" atau tidak terurus dengan baik padahal sudah dibangun dengan biaya yang besar. "Saya tidak ingin ada bangunan terlantar.  Padahal kita sudah mengeluarkan dana yang besar membangunnya. Segera lakukan perbaikan untuk diresmikan sebagai pusat kegiatan DKD Kaltim," pinta Awang. 

 

Menurut Awang, gedung DKD Kaltim akan menjadi gedung kesenian terbesar di Indonesia sebab Taman Ismail Marzuki di Jakarta saja tidak sebesar GOR Palaran. Gedung akan dikelola DKD Kaltim secara bersama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim sebagai aset milik Pemprov Kaltim yang diharapkan mampu mendatangkan pendapatan bagi daerah. GOR Stadion Utama Palaran digunakan sejak 2008 atau berusia 10 tahun sejak penyelenggaraan PON dan gedung berlantai dua memiliki luas 9.250 meter persegi dengan kapasitas tribun 2.750 tempat duduk.

 

Hadir Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra HM Sa'bani, Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Ichwansyah serta Asisten Administrasi Umum Bere Ali. Tampak Kepala Dispora Syirajudin dan Kepala Disdikbud Hj Dayang Budiarti serta Ketua Umum DKD Kaltim Syafril Teha Noor dan Kepala Biro Umum Setdaprov Kaltim H Sayyid Adiyat serta pimpinan instansi terkait lainnya. (yans/sul/humasprov)

Berita Terkait