Tampilkan Jalan Tol dan KIPI Maloy

Pergelaran Indonesia Infrastructure Week

JAKARTA-Pemprov Kaltim melalui Badan Perijinan dan Penanaman Modal Daerah (BPPMD) ikut berpartisipasi dalam gelaran Regional Government Conference (RGC) dan Indonesia International Infrastructure Conference and Exhibition (IIICE) 2013 sebagai rangkaian Indonesia Infrastructure Week di JCC Plenary Hall 13-15 November 2013.   
Pada kesempatan itu, BPPMD Kaltim menampilkan sejumlah proyek strategis yang masuk dalam program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), diantaranya proyek pembangunan Bandara Sepinggan, Jembatan Pulau Balang, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda dan KIPI (Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional) Maloy.   
Kepala BPPMD Kaltim Diddy Rusdiansyah mengatakan ajang Indonesia Infrastructure Week 2013 selain sebagai sarana untuk menampilkan proyek-proyek strategis di Kaltim sekaligus untuk mempromosikan peluang dan potensi investasi di Kaltim.   
"Kita mengekspose proyek-proyek MP3EI di Kaltim baik yang sudah dalam tahap pembangunan maupun yang akan diground breaking. Dengan banyaknya peserta dari dalam negeri maupun luar negeri yang datang ke sini, kita harapkan investasi akan semakin deras mengalir ke Kaltim," ujar Diddy di sela perhelatan RGC dan IIIEC 2013 di JCC Plenary Hall, Rabu (13/11).   
Diddy mengungkapkan belum genap sehari pelaksanaan RGC dan IIIEC 2013, sudah ada beberapa investor yang menyatakan ketertarikan mereka untuk berinvestasi dalam proyek-proyek tersebut ataupun yang ingin berinvestasi pada sektor lainnya di Kaltim.
Namun menurut dia, untuk berinvestasi tidak serta merta investor langsung menanamkan modalnya di Kaltim, melainkan harus ada kejelasan dan kepastian hukum dari proyek yang ada.   
"Investor harus benar-benar melihat dan mengetahui seluk beluk proyek, mulai dari detail engineering design (DED) hingga kepastian hukumnya. Setelah itu akan ada proses lainnya yang harus dilalui. Namun untuk perijinan, seperti pesan Gubernur Awang Faroek, kita akan berikan kemudahan dengan waktu yang tidak lama," pungkasnya. (her/hmsprov)
 

Berita Terkait