Tanam Jagung Perdana di Labanan, Awang : Petani Jangan Jual Lahan Pertanian

Didampingi Bupati Berau H Muharram, Gubernur Awang Faroek memamerkan hasil panen jagung di Berau yang sudah mencapai surplus. Pada saat yang sama juga dilakukan tanam jagung perdana di Labanan.

 

TANJUNG REDEB - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menegaskan masyarakat khususnya para petani tidak terbuai dengan bujukan perusahaan tambang batu bara untuk menjual lahan pertaniannya. Hal itu ditegaskan gubernur pada kegiatan tanam perdana jagung Berau di Kampung Labanan Jaya Kecamatan Teluk Bayur  Kabupaten Berau, Senin (2/4).  

 

Menurut gubernur, jangan sampai lahan pertanian terus berkurang hanya karena beralih fungsi untuk kegiatan lain. "Jangan sampai lahan pertanian berkurang karena dijual untuk lahan tambang," ujar Awang Faroek. Dijelaskannya, di Kaltim setiap tahun lahan pertanian selalu berkurang hingga ribuan hektar, sebab petani selaku pemilik lahan dengan ringan hati menjual ke perusahaan tambang batu bara. Ditambah lagi alih fungsi lahan untuk kegiatan usaha lain serta pemukiman. Padahal lanjutnya, sejak awal kepemimpinan dirinya telah menjadikan pertanian sebagai program prioritas pembangunan daerah guna meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan rakyat.

 

Selain itu, pengembangan kegiatan pertanian dalam arti luas guna mewujudkan ekonomi hijau sekaligus menjadi lokomotif ekonomi Kaltim yang berkelanjutan. Awang mengungkapkan pertanian merupakan masa depan ekonomi Kaltim yang mampu memacu pertumbuhan ekonomi daerah serta sumber daya alam baru terbarukan. "Pada 2030 terjadi krisis  pangan sebab jumlah penduduk terus meningkat. Maka pertanian kita menjadi tumpuan masa depan dan para petani menjadi pahlawan pangan dunia. Karena itu lahan pertanian harus terus bertambah bukan berkurang," ungkapnya.

 

Sementara itu Bupati Berau H Muharram mengemukakan Pemkab Berau fokus dalam memberikan dukungan serta perhatian terhadap pengembangan pertanian dalam arti luas. "Khusus jagung saja kami sudah surplus sampai 20 ribu ton dan berkontribusi 62,7 persen jagung Kaltim atau berada pada ranking pertama produksi jagung di provinsi ini," sebut Muharram. Kegiatan tanam perdana jagung Berau 2018  dalam rangka percepatan luas tambah tanam (LTT) jagung yang dilaksanakan di lokasi Gapoktan Manunggal Karsa. 

 

Hadir Wakil Bupati Berau Agus Tantomo, Kepala Dinas Pangan Tanan Pangan dan Hortikultura Kaltim H Ibrahim.  Tampak Kepala Dinas Kesehatan Hj Rini Sukesi, Kepala DKP3A Hj Halda Arsyad dan Kepala Balitbangda H Edi Kuswadi serta jajaran FKPD dan OPD Pemkab Berau. Kegiatan dirangkai dengan tanam perdana bibit jagung  serta penyerahan bibit jagung dan alat mesin pertanian (alsintan) kepada petani serta kelompok tani di Kecamatan Teluk Bayur. (yans/sul/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation