Terganggu Kabut Asap

Wagub Pantau Kondisi Jalan Berau - Samarinda

SAMARINDA – Kabut asap yang masih melanda di sejumlah daerah di Kaltim ternyata berdampak sangat serius terhadap operasional penerbangan. Salah satunya di Bandara Kalimarau Berau. Akibat kabut asap yang masih mengitari kabupaten paling utara Kaltim itu, Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim HM Mukmin Faisyal gagal terbang ke Samarinda usai menjadi inspektur upacara peringatan Hari  Jadi Kota Tanjung Redeb ke-205 dan Kabupaten Berau ke-62, Selasa (15/9).

Wagub  Mukmin Faisyal akhirnya memutuskan untuk kembali ke Samarinda melalui jalur darat pada Selasa malam. Menurut Wagub, perjalanan darat ini sekaligus dimanfaatkan untuk memantau kondisi infrastruktur jalan dan jembatan yang menghubungkan Kabupaten Berau dengan Ibukota Provinsi Kaltim, Kota Samarinda.

Secara umum menurut Wagub Mukmin Faisyal, kondisi jalan dan jembatan yang menghubungkan Kabupaten Berau dengan Kota Samarinda sudah cukup baik. Meski  diakuinya, perbaikan masih harus dilakukan di sejumlah titik agar kondisi jalan benar-benar menjadi nyaman digunakan.

“Secara umum jalan yang kita lalui, jauh lebih nyaman. Banyak kemajuan dan banyak perbaikan,” ujar Wagub Mukmin Faisyal saat berhenti di sekitar perbatasan Kecamatan Muara Wahau dan Bengalon pada Rabu, sekitar pukul 04.15 Wita.       

Meski demikian, dia mengakui masih ada kerusakan di sejumlah titik. Kerusakan-kerusakan itu kata Wagub, harus segera diperbaiki agar tidak menjadi lebih parah.

“Kerusakan di sejumlah titik itu harus segera ditangani. Tidak boleh dibiarkan terlalu lama karena akan menyebabkan kerusakan lebih parah. Pemprov melalui Dinas Pekerjaan Umum akan segera membuat perencanaan untuk memperbaiki jalan-jalan yang rusak agar jalan kita semakin nyaman dilalui,” tegas Mukmin.

Pernyataan senada disampaikan Ketua DPRD Kaltim H Syahrun. Beberapa Haji Alung, sapaan akrabnya berdiskusi serius dengan Wagub Mukmin Faisyal saat berhenti di sekitar kawasan Kecamatan Kelay dan Muara Wahau.

“Saya pikir jalan kita ini sudah  cukup baik dan lancar. Beberapa titik memang masih perlu kita muluskan lagi,” ucap Haji Alung.

Jika perbaikan titik-titik jalan rusak atau kurang baik itu bisa segera dilakukan, dia yakin pertumbuhan ekonomi Berau dan jalur-jalur sekitarnya akan jauh lebih cepat berkembang. Berbagai dampak ikutannya pun akan sangat dinikmati masyarakat.

Perjalanan darat Tanjung Redeb menuju Samarinda itu ditempuh rombongan Wagub dan Ketua DPRD Kaltim itu dalam waktu sekitar 13 jam. (sul/es/adv)

Foto: Mukmin Faisyal

Berita Terkait
Government Public Relation