Terhambat karena Ekonomi Nasional

 

SAMARINDA - Sekprov Kaltim Dr H Rusmadi mengatakan banyak keberhasilan yang sudah dicapai Pemprov Kaltim selama kepemimpinan Gubernur Awang Faroek Ishak dan Wagub Mukmin Faisyal. Meski demikian, diakuinya masih ada sisi lemah dan sejumlah keterlambatan akibat kondisi ekonomi nasional.

 

"Situasi ekonomi dan keuangan negara tiga tahun terakhir ini, juga berimbas ke Kaltim. Target-target pembangunan pasti ikut terganggu, karena perencanaan pembangunan saat itu dikondisikan pada saat ekonomi baik," kata Rusmadi di Samarinda, Jumat (9/6).

 

Penjelasan lain juga diberikan Rusmadi terkait peningkatan angka pengangguran. Menurut Rusmadi itu terjadi bukan lantaran program pemerintah tidak berhasil. Tetapi lebih disebabkan adanya kondisi ekonomi daerah mengalami keterlambatan yang disebabkan harga minyak bumi dan gas menurun dalam tiga tahun terakhir. Akibatnya banyak terjadi PHK. Hal yang sama terjadi untuk produksi batu bara. PHK banyak dilakukan sehingga berakibat pada bertambahnya angka pengangguran.

 

Rusmadi memberikan apresiasi legeslatif di Karang Paci yang memberikan dukungan untuk program menggerakkan sumber daya yang dapat diperbarui melalui pembangunan sektor pertanian dalam arti luas, termasuk perkebunan.

 

"Artinya ditengah situasi sulit. Program ini harus dilakukan. Inilah yang  diperkirakan sejak 2005. Walaupun ketika itu kita tidak memperkirakan jika migas dan batu bara mengalami penurunan produksi. Sukses pengembangan sumber daya yang dapat diperbarui ini akan terlaksana pada kisaran 2030," jelasnya.

Setelah itu, Kaltim tidak akan lagi bergantung pada energi tidak terbarukan khususnya migas dan batubara. (jay/sul/ri/humasprov) 

Berita Terkait